Nanti Sore Ada Fenomena Perigee, Bikin Bulan Tampak Lebih Besar

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Sore nanti, sekitar pukul 17.49 WIB, Anda bisa menyaksikan fenomena langit Perigee, yakni Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi.

Read More

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Emanuel Sungging mengatakan bahwa pada saat fenomena perigee terjadi, maka bulan akan terlihat lebih besar daripada biasanya.

“Bulan akan tampak lebih besar jika diamati dari Bumi,” kata Emanuel kepada Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Perigee ini bisa terjadi karena dalam peredaran Bulan mengelilingi Bumi, lintasannya tidak lingkaran sempurna, tetapi sedikit elips.

“Ada kalanya (bulan) agak jauh dari Bumi disebut Apogee, dan saat dekat disebut sebagai Perigee,” jelasnya.

Meskipun Bulan akan tampak lebih besar daripada biasanya ketika perigee ini terjadi, tetapi peristiwa ini berbeda dengan bulan purnama ataupun supermoon.

Emanuel mengatakan, petang nanti jarak Bumi dan Bulan sekitar 360.300 kilometer, dengan iluminasi 7,6 persen (fase sabit awal), dan lebar sudut sekitar 32,9 menit busur.

Lapan juga menyebutkan, fenomena perigee sore nanti Bulan akan terletak di manzilah Awwa yaitu Auva, Lambda Virginis di konstelasi Virgo ketika perigee terjadi.

Kendati, puncaknya akan terjadi pada pukul 17.49 WIB. Namun sejumlah wilayah Indonesia baru dapat menyaksikan perigee Bulan ketika Matahari terbenam, yakni Jakarta, Bandung, Sumedang, Garut dan Pontianak.

Dampak pada bumi

Mengenai pengaruh fenomena perigee terhadap kondisi Bumi, disebut Emanuel sama seperti pengaruh fenomena bulan lainnya.

Dampak paling utama adalah peningkatan air pasang karena adanya gravitasi Bumi.

Akan tetapi, perigee bukanlah satu-satunya faktor penentu peningkatan air pasang. Banyak kondisi atau faktor lainnya yang bisa menyebakan terjadinya pasang air laut.

#Nanti #Sore #Ada #Fenomena #Perigee #Bikin #Bulan #Tampak #Lebih #Besar

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts