6 Makanan dan Minuman untuk Bantu Tidur Lebih Nyenyak

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Susah tidur dan tidak bisa tidur nyeyak adalah kondisi yang menyiksa bagi orang yang mengalaminya.

Ada beberapa solusi yang bisa kamu pakai untuk mengurangi gangguan susah tidur dan tidur tidak nyenyak, salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang bisa membantu tidur lebih nyenyak.

Melansir Sleep Foundation ada beberapa makanan dan minuman terbaik yang bisa mempengaruhi kualitas tidur, seperti pada penjelasan berikut ini:

1. Kiwi

Buah kiwi adalah buah kecil berbentuk oval yang populer dikaitkan dengan Selandia Baru meskipun banyak juga ditanam di negara lain.

Ada dua varietas buah kiwi, yaitu hijau dan emas. Namun yang lebih banyak diproduksi adalah kiwi hijau.

Buah Kiwi memiliki banyak vitamin dan mineral, terutama vitamin C dan E serta kalium dan folat.

Beberapa penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi kiwi dapat meningkatkan kualitas tidur.

Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang makan dua kiwi satu jam sebelum waktu tidur bisa tertidur lebih cepat, lebih banyak tidur, dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Tidak diketahui pasti mengapa kiwi dapat membantu tidur, tetapi para peneliti percaya bahwa ini bisa berhubungan dengan sifat antioksidannya.

Kiwi juga dapat mengatasi kekurangan folat, dan konsentrasi serotonin yang tinggi.

2. Ceri merah dan jus ceri merah

Seperti namanya, ceri merah memiliki rasa yang berbeda dari ceri manis. Kadang-kadang disebut ceri asam. Buah ini termasuk kultivar seperti richmond, montmorency, dan morello inggris.

Kamu mungkin bisa temukan buah ceri merah dijual dalam bentuk utuh atau sebagai jus ceri asam.

 

Beberapa penelitian telah menemukan manfaat tidur bagi orang yang minum jus ceri asam.

Dalam sebuah penelitian, orang yang minum dua porsi satu cangkir jus ceri asam per hari ditemukan memiliki waktu tidur yang lebih banyak dan kualitas tidur yang lebih tinggi.

Manfaat ini mungkin berkaitan dengan fakta bahwa ceri asam memiliki konsentrasi melatonin di atas rata-rata. Melantonin merupakan hormon yang membantu mengatur ritme sirkadian dan meningkatkan kualitas tidur.

Ceri merah juga memiliki efek antioksidan yang kondusif untuk tidur.

3. Susu malt 

Susu malt dibuat dengan menggabungkan susu dan bubuk dengan formulasi khusus yang mengandung tepung terigu, gandum malt, dan malt barley bersama dengan gula dan berbagai macam vitamin.

Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa susu malt dapat mengurangi gangguan tidur.
Susu sendiri mengandung melatonin.

4. Ikan berlemak

Shutterstock Ilustrasi fillet ikan salmon

Ikan berlemak bisa menjadi makanan yang baik untuk membuat tidur nyenyak.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan selama beberapa bulan ditemukan bahwa orang yang makan salmon tiga kali seminggu memiliki tidur yang lebih baik secara keseluruhan.

Para peneliti percaya bahwa ikan berlemak dapat membantu tidur dengan memberikan dosis vitamin D dan asam lemak omega-3 yang sehat, yang terlibat dalam regulasi serotonin tubuh.

Studi ini berfokus terutama pada konsumsi ikan selama bulan-bulan musim dingin ketika kadar vitamin D cenderung lebih rendah.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, walnut, pistachio, dan kacang mete sering dianggap sebagai makanan yang baik untuk tidur.

Meskipun jumlah pastinya dapat bervariasi, kacang-kacangan mengandung melatonin serta mineral penting seperti magnesium10 dan seng11.

Dalam uji klinis menggunakan suplemen, ditemukan bahwa kombinasi melatonin, magnesium, dan seng membantu orang dewasa dengan insomnia mendapatkan tidur yang lebih baik.

6. Nasi

Studi tentang asupan karbohidrat dan tidur memiliki hasil yang beragam secara keseluruhan, tetapi beberapa bukti menghubungkan konsumsi nasi dengan peningkatan kualitas tidur.

Sebuah penelitian terhadap orang dewasa di Jepang menemukan bahwa mereka yang rutin makan nasi dapat tidur yang lebih baik daripada mereka yang makan lebih banyak roti atau mi.

Studi ini hanya mengidentifikasi hubungan dan tidak dapat menunjukkan kausalitas,

Namun hasil studi ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa makan makanan dengan indeks glikemik tinggi sekitar empat jam sebelum tidur membantu untuk tertidur.

Pada saat yang sama, minuman manis dan makanan manis dikaitkan dengan tidur yang lebih buruk, jadi tampaknya tidak semua karbohidrat dan makanan indeks glikemik tinggi diciptakan sama.

Penelitian tambahan diperlukan untuk sepenuhnya mengidentifikasi pengaruh karbohidrat terhadap tidur.

#Makanan #dan #Minuman #untuk #Bantu #Tidur #Lebih #Nyenyak

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts