Pidato HUT RI 75, Jokowi Apresiasi D100 Pertamina dan Program Hilirisasi

  • Whatsapp

Dalam pidato DPR-MPR RI dan HUT RI ke-75, Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia saat ini tengah fokus membangun kemandirian energi. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya memproduksi dan menggunakan B20 dan B30 untuk mengurangi impor minyak. 

Tidak hanya itu, Jokowi juga mengapresiasi kinerja pemerintah dalam memproduksi Diesel 100 (D100) yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero). “Pertamina bekerja sama dengan para peneliti telah berhasil menciptakan katalis untuk pembuatan D100, yaitu bahan bakar diesel yang 100% dibuat dari minyak kelapa sawit, yang sedang uji produksi di dua kilang kita,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, kapasitas produksi D100 akan dilakukan sebanyak 20 ribu barel per hari. Produksi ini akan menyerap minimal 1 juta ton sawit yang diproduksi oleh petani dalam negeri. 

Selain penggunaan sawit, pemerintah juga terus fokus mendorong program hilirisasi bahan mentah mineral seperti batubara dan nikel. “Batubara akan diolah menjadi methanol dan gas. Beberapa kilang dibangun untuk mengolah minyak mentah menjadi minyak jadi, dan sekaligus menjadi penggerak industri petrokimia yang memasok produk industri hilir bernilai tambang tinggi,” imbuhnya. 

Selain itu menurut Jokowi, bijih nikel juga telah diolah menjadi feronikel, stainless steel slab, lembaran baja, dan dikembangkan menjadi bahan utama untuk baterai lithium. Ini diharapkan dapat memperbaiki defisit transaksi berjalan atau current account deficit/ CAD.

“Hal ini akan memperbaiki defisit transaksi berjalan kita, meningkatkan peluang kerja, dan mulai mengurangi dominasi energi fosil. Hal ini akan membuat posisi Indonesia menjadi sangat strategis dalam pengembangan baterai lithium, mobil listrik dunia, dan produsen teknologi di masa depan,” jelasnya.

Related posts