Fenomena Cuaca di Mars, NASA Curiosity Tangkap Penampakan “Setan Debu”

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Atmosfer di Mars sangatlah tipis dibandingkan planet lain yang ada di Tata Surya. Tak heran jika cuaca di planet ini selalu menarik untuk dipelajari.

Read More

Fenomena cuaca di Mars selalu menjadi perhatian bagi penjelajah atau Rover NASA yang ditempatkan untuk menguak kondisi planet merah.

Salah satunya, angin kencang yang dapat menyebabkan badai debu tak terkendali yang menyelimuti seluruh planet.

Oleh sebab itu, penjelajah Mars Curiosity NASA yang berada di Kawah Gale, terkadang mengarahkan pandangan elektroniknya pada fenomena cuaca Mars.

 

Belum lama ini, dilansir dari Science Alert, Senin (31/8/2020) dilaporkan Curiosity NASA melihat setan debu berputar-putar di atas kawah berbatu.

Melihat fenomena cuaca di Mars ini, tidak hanya menarik, tetapi juga memberi banyak pengetahuan tentang perubahan atmosfer musiman di planet merah.

Memasuki musim panas Mars, di belahan selatan planet ini, tempat Kawah Gale berada dan atmosfer di wilayah ini mulai memanas.

NASA/JPL-Caltech/MSSS Wahana Curiosity memberikan laporan adanya daerah di Mars yang memiliki pembuluh.

 

Sama seperti pemanasan atmosfer yang tidak merata di Bumi, sehingga menghasilkan pergerakan atmosfer, demikian pula atmosfer Mars yang terpengaruh.

“Pemanasan permukaan yang lebih kuat cenderung menghasilkan konveksi dan pusaran konvektif yang lebih kuat, yang terdiri dari angin kencang yang bertiup di sekitar inti bertekanan rendah,” tulis ilmuwan atmosfer Claire Newman dari Aeolis Research on the Mars Exploration.

Newman mengatakan apabila pusaran itu cukup kuat, maka angin tersebut bisa mengangkat debu dari permukaan dan menjadi terlihat sebagai “setan debu”.

Ilustrasi Planet MarsShutterstock.com Ilustrasi Planet Mars

Debu setan ini dipahami dengan cukup baik, sebab ini juga muncul dengan cara yang sama tidak hanya di Mars, tetapi juga di Bumi.

Terbentuk dengan baik jika berada di tempat yang relatif datar dan kering, saat udara di permukaan lebih hangat daripada udara di atasnya.

Setan debu sangat umum terjadi di Mars, namun, penampakan ini sangat jarang terlihat, karena terbatasnya kemampuan kita melihat mereka. Selain itu, durasi terjadinya setan debu ini relatif pendek.

Newman mengatakan setan debu ditangkap oleh kamera Navcam Curiosity di Sol 2847, dengan durasi waktu hanya sekitar 5 menit.

 

Kendati terlihat seperti hantu, namun faktanya debu ini melintas dengan cukup kuat, sehingga bisa terlihat.

“Kami sering harus memproses gambar-gambar ini, dengan menyempurnakan apa yang berubah di antara mereka, sebelum setan debu muncul dengan jelas,” tulis Newman dalam blognya.

Dokumentasi ini dapat mengungkapkan tentang setan debu Mars, terkait evolusi, jenis debu yang diambil, hingga bagaimana mereka bergerak ke lokasi-lokasi di seluruh permukaan planet Mars.

NASA Curiosity adalah satu-satunya penjelajah yang dioperasikan di Mars saat ini, sehingga informasi dipermukaan planet ini yang dikumpulkan masih sangat terbatas, termasuk keberadaan fenomena setan debu.

#Fenomena #Cuaca #Mars #NASA #Curiosity #Tangkap #Penampakan #Setan #Debu

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts