Kabel Internet Asia-Amerika Putus Bikin IndiHome dan FirstMedia Lemot? Halaman all

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Akibat adanya pemeliharaan darurat pada sistem kabel internet bawah laut Asia-America Gateway (AAG), penyedia layanan internet (ISP) asal Filipina, Sky Cable Corp mengumumkan terjadinya gangguan pada layanan mereka.

Read More

Melalui media sosial Twitter, pengguna internet di Indonesia juga mengeluhkan adanya pelambatan koneksi jaringan internet mereka.

Seperti misalnya pengguna dengan akun @indradewaputra yang mengeluhkan lambannya layanan IndiHome sejak beberapa hari terakhir.

Hal serupa juga dialami oleh salah satu pengguna @munichdesc, yang mempertanyakan turunnya kualitas internet First Media secara tiba-tiba.

Namun, benarkah pemeliharaan darurat pada kabel internet bawah laut Asia-America Gateway (AAG) ini juga berpengaruh pada layanan internet di Indonesia?

Menurut Chairman Internet Data Center (IDC) Indonesia, Johar Alam Rangkuti, pemeliharaan kabel AAG tidak mempengaruhi layanan internet Indonesia.

Johar menuturkan bahwa saat ini kabel AAG di Indonesia masih belum aktif. Alhasil, 90 persen trafik internet Tanah Air masih mengandalkan kabel optik bawah laut berjenis SeaMeWe-3.

SeaMeWe-3 merupakan kabel optik bawah laut yang menghubungkan kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa Barat yang pembangunannya diketuai oleh France Telecom dan China Telecom, serta diadministrasikan oleh Singtel.

Lalu terkait lambatnya koneksi internet yang terjadi pada layanan First Media, Johar berpendapat bahwa penyedia layanan tersebut tengah mengalami masalah dari sisi bisnis perusahaan.

“Kalau First Media lagi bermasalah kualitasnya sejak (dicabut izin frekeunsi). Sejak itu bermasalah karena ada denda mungkin ya, First Media kualitasnya turun secara menyuluruh,” tutur Johar kepada KompasTekno, Rabu (30/9/2020).


Sementara itu, Johar beranggapan bahwa menurunnya kualitas internet IndiHome dipengaruhi oleh tingginya trafik yang terjadi selama beberapa pekan terakkhir.

“Kalau IndiHome sepertinya masalahnya memang mereka trafiknya terlalu penuh mungkin. Jadi bukan ada pemutusan kabel tapi kapasitas bandwidth ke luar negeri dan ke lokal keduanya penuh, kemungkinannya,” kata Johar.

Ia juga menduga melambatnya koneksi internet IndiHome berkaitan dengan banyaknya pekerja yang bekerja dari rumah (work from home/WFH).

 

“Terlalu penuh, jadi mereka upgrade-nya perlu waktu,” pungkas Johar.

AAG sendiri merupakan sistem kabel yang menyediakan konektivitas lintas negara, meliputi Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Hong Kong, Filipina, Guam, Hawaii, dan Pantai Barat Amerika Serikat.

AAG dibangun dan dibiayai oleh konsorium dari perusahaan telekomunikasi lintas negara, termasuk di Indonesia yakni PT Telkom Indonesia dan PT Indonesia Satellite Corporation atau yang kini berubah menjadi PT Indosat Tbk.


#Kabel #Internet #AsiaAmerika #Putus #Bikin #IndiHome #dan #FirstMedia #Lemot #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts