Update: Daftar 53 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan 4.127 kasus baru Covid-19 yang terjadi sejak Selasa (13/10/2020) pukul 12.00 WIB hingga Rabu (14/10/2020) siang.

Read More

Dengan demikian, jumlah total kasus virus corona yang telah dikonfirmasi di Indonesia menjadi sebanyak 344.749.

Jumlah pasien sembuh juga bertambah sebanyak 4.555, sehingga total menjadi 267.851 orang.

Selain itu, jumlah total kasus kematian hingga kini adalah sebanyak 12.156 atau bertambah 129 dari hari sebelumnya.

Sementara, terkait jumlah daerah dengan risiko tinggi virus corona atau zona merah, menurut Satgas Covid-19 Indonesia, mengalami penurunan dari pekan lalu sebanyak 54 daerah dan kini berjumlah 53 daerah.

Berikut rinciannya:

1. Aceh

  • Aceh Singkil
  • Kota Lhokseumawe
  • Pidie Jaya

2. Sumatera Utara

3. Sumatera Barat

  • Agam
  • Dharmasraya
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Pesisir Selatan
  • Sijunjung
  • Tanah Datar

4. Riau

  • Kota Pekanbaru
  • Kuantan Singingi
  • Siak

5. Jambi

6. Sumatera Selatan

  • Musi Banyuasin
  • Penukal Abab Lematang Ilir

7. Banten

  • Kota Tangerang Selatan
  • Kabupaten Tangerang

8. DKI Jakarta

  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Utara
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Barat

9. Jawa Barat

10. Jawa Tengah

  • Pati
  • Wonosobo
  • Kota Tegal
  • Sukoharjo
  • Kebumen
  • Blora
  • Pekalongan
  • Kota Pekalongan

11. Bali

12. NTT

13. Kalimantan Selatan

14. Kalimantan Timur

  • Kota Samarinda
  • Kutai Kartanegara
  • Kota Bontang
  • Kutai Timur

15. Sulawesi Selatan

16. Sulawesi Tenggara

  • Kolaka Utara
  • Kota Kendari

17. Maluku

18. Papua Barat

19. Papua

  • Biak Numfor
  • Kota Jayapura
  • Jayapura
  • Sarmi

Indikator

Sebagai catatan, Satgas Covid-19 Indonesia membagi peta risiko ke dalam lima kategori.

Kelima kategori tersebut adalah risiko tinggi (zona merah), risiko sedang (zona oranye), risiko rendah (zona kuning), tidak ada kasus (zona hijau), dan tidak terdampak (zona hijau).

Ada beberapa indikator yang digunakan untuk menghitung status zona risiko Covid-19 di Indonesia, yaitu: epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan.

Indikator epidemiologi

  • Penurunan jumlah kasus positif pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah meninggal kasus positif pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah meninggal kasus ODP dan PDP pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif
  • Kenaikan jumlah selesai pemantauan dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir
  • Laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
  • Mortality rate kasus positif per 100.000 penduduk 

Indikator surveilans kesehatan masyarakat

  • Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir
  • Positivity rate rendah (target kurang dari 5 persen sampel positif dari seluruh orang yang diperiksa)

Indikator pelayanan kesehatan

  • Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung sampai dengan kurang dari 20 persen jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di RS
  • Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung sampai dengan kurang dari jumlah ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19 yang dirawat di RS

Artinya, zona risiko di setiap dari bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi penyebaran pandemi virus corona.

 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Infografik: Pandemi Covid-19. Arti Zona Merah, Oranye, Kuning, dan Hijau

#Update #Daftar #Daerah #Berstatus #Zona #Merah #Covid19 #Indonesia

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts