Penyebab Diare dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Diare adalah gangguan pencernaan yang ditandai keluarnya kotoran buang air besar (BAB) atau tinja encer.

Diare umumnya berlangsung selama dua atau tiga hari. Masalah kesehatan ini bisa dialami beberapa kali dalam setahun.

Selain kotoran BAB encer, gejala diare adalah sakit perut, demam, ada darah atau lendir di kotoran BAB, kembung, dan mual.

Berikut beragam penyebab diare dan cara mengatasinya.

Gangguan pencernaan diare bisa disebabkan banyak hal. Dilansir dari WebMD, beberapa penyebab diare di antaranya:

  • Infeksi virus
  • Efek samping minuman beralkohol
  • Alergi makanan tertentu
  • Diabetes
  • Penyakit usus seperti penyakit crohn dan kolitis ulserativa
  • Makan makanan yang mengganggu sistem pencernaan
  • Infeksi bakteri
  • Efek samping obat pencahar
  • Kelenjar tiroid terlalu aktif atau hipertiroid
  • Efek samping pengobatan kanker
  • Penyakit kanker
  • Operasi pada sistem pencernaan
  • Gangguan kesulitan menyerap nutrisi tertentu

Diare umumnya merupakan gangguan pencernaan ringan dan bisa sembuh dalam hitungan hari. Namun, penyakit ini tak boleh disepelekan. 

Saat diare berlangsung lebih dari tiga hari sekali dan penderitanya kurang cairan, penderita bisa mengalami dehidrasi.

Diare dengan komplikasi dehidrasi dapat sangat berbahaya karena bisa mengancam jiwa.

Diy13/Thinkstock Ilustrasi

Melansir Mayo Clinic, cara mengatasi diare perlu disesuaikan dengan penyebab pastinya.

Dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah atau kotoran BAB untuk mengamati jenis bakteri, parasit, atau virus biang penyakit.

#Penyebab #Diare #dan #Cara #Mengatasinya

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts