Komentar Faisal Basri Perekonomian Indonesia: Investasi Aman!

  • Whatsapp
komentar faisal basri perekonomian indonesia
komentar faisal basri perekonomian indonesia

Baru-baru ini, komentar Faisal Basri perekonomian Indonesia menimbulkan kontroversi. Mantan calon Gubernur DKI Jakarta 2020 ini berkomentar pedas mengenai realisasi investasi di Indonesia terkait UU Ciptaker. Komentar Faisal Basri perekonomian Indonesia utamanya investasi Indonesia sedang baik-baik saja. 

Dirinya mengacu pada data Bank Dunia hingga 2018, porsi investasi terhadap PDB Indonesia mencapai 3,46%, sedangkan Malaysia 23,6%, Vietnam 26,5%, India 31,3%, Afrika Selatan 17,9%m dan Brazil 15,4%. Faisal menambahkan, pertumbuhan investasi Indonesia yang selama ini baik tidak membutuhkan UU Cipta Kerja, yang digadang-gadang dapat menghadirkan investor serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia

Read More

Sedangkan menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, UU Ciptaker dihadirkan untuk menarik lebih banyak proyek investasi asing langsung (Foreign Direct Investment) ke Indonesia. Hal ini memberikan lebih banyak kesempatan kerja dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Kemudahan investor untuk datang ke Indonesia melalui UU Ciptaker ini diwujudkan dengan pemberantasan praktik korupsi dan memperbaiki kelemahan regulasi yang selama ini ‘obesitas’ aturan. 

Terlepas dari pro dan kontra UU Ciptaker, satu hal yang perlu disepakati adalah Indonesia membutuhkan investasi yang lebih besar lagi dari sebelumnya. Walaupun Faisal Basri nilai investasi Indonesia baik-baik saja, namun Indonesia membutuhkan yang lebih berkembang. Sebab? Tidak cukup angka investasi yang ada saat ini untuk memenuhi terciptanya lapangan pekerjaan bagi 260 juta warga Indonesia ke depan.

Jika komentar Faisal Basri perekonomian Indonesia yakni nilai investasi Indonesia baik-baik saja dan tidak perlu UU Ciptaker, dapat dikatakan secara langsung dirinya tidak mendukung Indonesia untuk berkembang. Apakah seperti itu? 

Sekali lagi, hadirnya investasi adalah bahan bakar yang akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Ada baiknya, hari demi hari digunakan untuk beraksi langsung untuk kemajuan Indonesia ketimbang melemparkan sentimen tanpa solusi nyata. Lalu, apakah benar komentar Faisal Basri tentang perekonomian Indonesia saat ini?

Related posts