Kesan Pertama Memegang Samsung Galaxy S20 FE, Apa yang Spesial?

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Samsung resmi meluncurkan ponsel Galaxy S20 FE di Indonesia. Ponsel versi murah dari flagship Galaxy S20 ini bisa dipesan oleh fans Samsung di Tanah Air mulai 24 September.

Read More

Bisa dibilang, ponsel ini adalah keluarga “spesial” dari lini Galaxy S20. Mengapa? Sebab, Samsung menggunakan embel-embel “FE” yang merupakan singkatan dari ‘Fan Edition’ yang konon ditujukan khusus bagi para penggemarnya.

Galaxy S20 FE memiliki spesifikasi dan desain yang identik dengan Galaxy S20 reguler. Tetapi, Samsung melakukan sejumlah penyesuaian hardware untuk menyesuaikan dengan harga.

Berbicara soal harga, Galaxy S20 FE dibanderol Rp 10 juta. Dengan banderol harga tersebut, bagaimana wujud dan spesifikasi Galaxy S20 FE?

Isi kotak kemasan

Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Unit Galaxy S20 FE dan kotak kemasan yang bewarna putih. Kotak kemasan ini memiiki motif timbul yang merepresentasikan fitur-fitur di Galaxy S20 FE.

KompasTekno berkesempatan menjajal Galaxy S20 FE varian warna merah. Karena menyasar konsumen yang lebih muda dibanding S20 reguler, kotak kemasannya pun dirancang lebih “ceria”.

Kotak berwarna putih itu memiliki aneka bentuk motif yang timbul. Motif itu mewakili beberapa fitur yang dibawa, misalnya mode gelap, kamera, super steady, wide camera, dan sebagainya.

Selain unit ponsel, kotak kemasan berisikan kepala dan kabel charger, buku panduan singkat, kartu garansi, stiker IMEI, dan SIM ejektor.

Desain dan fitur

Sebenarnya, layar Galaxy S20 FE lebih besar dibanding Galaxy S20 reguler. Galaxy S20 FE memiliki bentang layar 6,5 inci, sementara versi reguler 6,2 inci. Kendati demikian, Galaxy S20 FE terasa sangat ringan. Pengoperasian dengan satu tangan pun masih memungkinkan.

Seperti ‘saudaranya’, sudut bodinya membulat. Bingkai atau bezel-nya sangat tipis dan layarnya cukup sensitif. Sehingga, terkadang sering kali “kepencet” di aplikasi atau fitur yang tidak dikehendaki.

Namun, bingkai yang tipis itu membuat pengalaman visual menjadi lebih maksimal. Terlebih di sisi atas hanya ada punch hole atau lubang kamera depan beresolusi 32MP (f/2.2). Resolusi ini juga lebih tinggi dibanding Galaxy S20 reguler yang kamera depannya hanya 10MP (f/2.2).

Layar Galaxy S20 FE dihiasi sebuah lubang kamera tunggal beresolusi 32MP. Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Layar Galaxy S20 FE dihiasi sebuah lubang kamera tunggal beresolusi 32MP.

Layar ini juga ditunjang refresh rate 120Hz sehingga menggulir media sosial atau membaca artikel lewat ponsel terasa lebih mulus. Fitur ini juga akan cocok bagi para gamer mobile karena bisa meminimalisir lag saat mengoperasikan layar.

Bagian lain yang berbeda adalah punggung yang terbuat dari polikarbonat. Meskipun hal itu tidak terlalu banyak mengurangi nilai estetika desain ponsel ini.

Walaupun dari polikarbonat, Galaxy S20 FE masih mendukung fitur NFC, wireless charging dan reverse charge, di mana pengguna bisa mengisi daya dengan menempelkan perangkat Samsung Galaxy lainnya yang juga mendukung fitur serupa.

Di bagian punggung hanya ada modul kamera yang berisi tiga lensa. Masing-masing adalah kamera utama 12 MP (f/2.2), kamera ultra wide 12 MP (f/2.4), dan kamera telefoto 8 MP (f/2.4) telefoto. Tiga kamera itu ditemani sebuah LED flash.

Punggung Galaxy S20 FE terbuat dari bahan polikarbonat dan dibekali fitur NFC, wireless charger, dan reverse charger.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Punggung Galaxy S20 FE terbuat dari bahan polikarbonat dan dibekali fitur NFC, wireless charger, dan reverse charger.

Kamera belakang turut didukung fitur Space Zoom dengan kemampuan 3x perbesaran optis dan 30x super resolution zoom. Sementara itu, sensor pemindai sidik jarinya ditanamkan di dalam layar, seperti jajaran lini Galaxy S baru lainnya.

Pencinta jack audio 3,5mm tampaknya harus kecewa. Sebab, Galaxy S20 FE menanggalkan lubang tersebut. Sehingga, pengguna harus menggunakan adapter USB C-to-jack audio 3,5 mm agar tetap bisa menggunakan earphone kabel.

Opsi lainnya, bisa menggunaka earbuds atau earphone wireless. Jika di tengok sisi bawahnya, hanya ada port USB C untuk mengisi daya serta lubang speaker.

Tidak adanya jack audio bisa jadi merupakan strategi untuk membuat bodi Galaxy S20 FE tetap langsing.

Tanpa jack audio, pengguna Galaxy S20 FE bisa menggunakan earphone atau earbuds wireless seperti Galaxy Buds untuk mendengarkan audio.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Tanpa jack audio, pengguna Galaxy S20 FE bisa menggunakan earphone atau earbuds wireless seperti Galaxy Buds untuk mendengarkan audio.

Geser ke sisi kanan, terdapat tombol fisik volume dan daya yang juga bisa diatur sebagai tombol pemanggil asisten virtual Bixby. Di sisi atas ponsel terdapat laci untuk menempatkan kartu SIM dan dan microSD. Hanya itu, tidak ada tombol fisik lain di sisi kiri.

Spesifikasi lain

Sedikit membahas soal “jeroan”. Galaxy S20 FE diotaki chip Exynos 990 yang dipadu dengan RAM/penyimpanan 8GB/128GB. Baterainya berkapasitas 4.500 mAh yang mendukung fast charging 2.0.

Untuk software, ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 10 yang dilapisi antarmuka One UI. Penasaran bagaimana wujud Galaxy S20 FE dari dekat? Simak selengkapnya di .

#Kesan #Pertama #Memegang #Samsung #Galaxy #S20 #Apa #yang #Spesial

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts