Ketahui, Ini yang Harus dan Jangan Dilakukan Saat Terjadi Gempa

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Gempa bumi merupakan salah satu jenis bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia karena wilayahnya dilalui oleh cincin api Pasifik atau ring of fire.

Read More

Pada hari ini, Minggu (25/10/2020) pukul 07.56 WIB, terjadi gempa di Samudera Hindia, tepatnya di selatan Jawa Barat, dengan magnitudo 5,6. 

Sebagai masyarakat yang tinggal di wilayah rawan gempa, penting mengetahui apa yang harus dan jangan kita lakukan untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi. 

Yang harus dilakukan saat gempa

Melansir Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), berikut hal-hal yang harus kita lakukan saat terjadi gempa:

1. Berlindung di bawah meja atau benda berkolong yang kokoh seperti kasur untuk menghindari jatuhan benda-benda keras yang mungkin melukai tubuh;

2. Hindari jendela kaca, karena bisa pecah dan pecahan tersebut terhambur melukai tubuh;

3. Matikan sumber api dan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran;

4. Bila memungkinkan keluar rumah, selamatkan diri dengan menuju lokasi yang lapang, jauh dari pohon, tiang listrik, atau bangunan yang hampir roboh, tentu dengan memperhatikan kondisi sekitar, hindari jika terdapat retakan tanah;

5. Jangan gunakan lift, bergerak lah melalui tangga-tangga darurat;

6. Jika tengah mengemudikan mobil, jauhi persimpangan dan tepikan mobil yang Anda kendarai, karena saat gempa terjadi Anda akan kehilangan kontrol atas mobil.

7. Setelah itu keluar lah dari mobil dan menjauh, ini untuk menghindari terjadinya kebakaran atau pergeseran mobil.

8. Jika ada di pantai, segera menjauh untuk menghindari bahaya tsunami;

9. Jika ada di daerah pegunungan, hindari lokasi rawan longsor.

Jangan lakukan saat gempa terjadi

Sebaliknya, ada sejumlah hal yang harus Anda hindari dan jangan dilakukan saat terjadi gempa bumi.

Berdasarkan instruksi dari National Information Centre of Earthquake Engineering (NICEE), hal pertama yang harus dihindari adalah lari terburu-buru ke arah pintu atau tangga untuk menyelamatkan diri.

Tindakan ini jangan dilakukan secara terburu-buru.

Jika terburu-buru, Anda bisa tidak memperhatikan apakah pintu dan tangga yang akan Anda lalui benar-benar aman untuk dilalui. Hal ini untuk menghindari seandainya kondisi pintu atau tangga kemungkinan hancur atau kondisinya membahayakan.

Tindakan lain yang dilarang adalah berlari di sekitar jalan karena tiang-tiang lampu atau papan yang ada di sekitar Anda berpotensi jatuh dan menimpa Anda.  

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Antisipasi Gempa Bumi

#Ketahui #Ini #yang #Harus #dan #Jangan #Dilakukan #Saat #Terjadi #Gempa

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts