AC Milan Vs Lille, Lahir 3 Kegagalan Pelengkap Nestapa Rossoneri

  • Whatsapp

KOMPAS.com – AC Milan menelan kekalahan telak saat menjamu wakil Perancis, Lille, pada matchday ketiga Liga Europa musim 2020-2021.

Read More

Duel AC Milan vs Lille yang digelar di Stadion San Siro, Italia, Jumat (6/11/2020) dini hari WIB itu berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan tim tamu.

Pemain asal Turki, Yusuf Yazici, menjadi pahlawan kemenangan Lille setelah dirinya mencetak hattrick atau tiga gol ke gawang AC Milan.

Bagi Yusuf Yazici, ini merupakan hattrick-nya yang kedua di pentas Liga Europa musim 2020-2021.

Sebelumnya, dia juga membukukan tiga gol dan membantu Lille menang atas Sparta Praha pada matchday pertama, 22 Oktober 2020.

Setelah mengalahkan AC Milan, Lille kini berhak menempati puncak klasemen Grup H Liga Europa dengan koleksi tujuh poin.

Klub berjuluk Les Dogues itu memetik dua kemenangan dan satu seri dari tiga laga yang sudah mereka mainkan.

Sementara itu, AC Milan turun ke peringkat kedua dengan raihan enam poin dari tiga pertandingan.

Rossoneri, julukan AC Milan, meraih dua kemenangan dan menelan satu kekalahan.

Adapun dua kemenangan mereka petik saat menghadapi Celtic (3-1) dan Sparta Praha (3-0).

Selain gagal mempertahankan puncak klasemen, AC Milan memiliki sejumlah kegagalan lain seusai takluk dari Lille.

Kegagalan itu seolah melengkapi nestapa AC Milan yang sejatinya tampil dengan modal positif.

Melansir dari Opta Paolo dan laman resmi klub, berikut tiga kegagalan AC Milan usai takluk dari Lille:

1. Gagal pertahankan rekor tak terkalahkan

Bagi AC Milan, ini adalah kekalahan perdana sejak 8 Maret 2020. Mereka kali terakhir menelan kekalahan saat menjamu Genoa pada pekan ke-26 Liga Italia musim lalu.

Dengan demikian, rekor tak terkalahkan Rossoneri terhenti pada hari ke-242.

2. Gagal ulangi pencapaian 12 tahun silam

AC Milan gagal mengulangi pencapaian 12 tahun silam (2008), ketika berhasil memetik tiga kemenangan beruntun di pentas Eropa (tidak termasuk babak kualifikasi).

Tiga kemenangan beruntun itu mereka petik atas FC Zurich (2 kali) dan Heerenveen.

3. Gagal menjaga nama baik San Siro

Skuad asuhan Stefano Pioli gagal menjaga nama baik San Siro di pentas Eropa. Mereka untuk pertama kalinya kebobolan tiga gol kandang sejak November 2011.

AC Milan kali terakhir kebobolan tiga gol kandang di pentas Eropa saat bersua raksasa Liga Spanyol, Barcelona.

Kala itu, duel antara AC Milan dan Barcelona berakhir dengan skor 2-3.

#Milan #Lille #Lahir #Kegagalan #Pelengkap #Nestapa #Rossoneri

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts