UPDATE 12 November: Ada 56.868 Suspek Covid-19 di Indonesia

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Kamis (12/11/2020) pukul 12.00 WIB mencatat bahwa ada 56.868 suspek terkait virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Read More

Informasi tersebut disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui situs covid19.go.id yang dikutip Kompas.com, Kamis sore.

Data yang sama juga menunjukkan adanya penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 4.173 orang dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu membuat pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia mencapai 452.291 orang sejak kasus perdana diumumkan 2 Maret lalu.

Pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 pun bertambah sebanyak 3.102 orang.

Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction ( PCR).

Dengan demikian, total pasien yang sembuh dari Covid-19 berjumlah 382.084 orang.

Kendati demikian, pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah 97 orang dalam 24 jam terakhir, sehingga total pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 kini berjumlah 14.933 orang.

Hingga saat ini, kasus Covid-19 tercatat di semua provinsi atau 34 provinsi, dari Aceh hingga Papua.

Terdapat 505 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang sudah terdampak penularan virus corona.

Penjelasan suspek

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), suspek merupakan istilah pengganti untuk pasien dalam pengawasan (PDP).

Seseorang disebut suspek Covid-19 jika mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Istilah suspek juga merujuk pada orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Bisa juga, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. 

#UPDATE #November #Ada #Suspek #Covid19 #Indonesia

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts