Menjajal dan Membuka Kotak Penjualan Xiaomi Mi 10T Pro Halaman all

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Mewah. Satu kata itu terbesut di benak KompasTekno saat pertama kali membuka kotak kemasan ponsel flagship teranyar Xiaomi, Mi 10T Pro, terutama varian warna Cosmic Black.

Read More

Punggung ponsel tersebut, yang berbahan polikarbonat, dilapisi dengan sentuhan warna abu-abu gelap yang mengilap (glossy). Sekilas, tampilannya memang terlihat seperti kaca di ponsel premium kebanyakan.

Karena mengilap, maka wajar saja apabila cangkang ponsel yang dilapisi pelindung Gorilla Glass 5 ini agak licin ketika digenggam berlama-lama, serta tak begitu ramah dengan bekas sidik jari.

KOMPAS.com/Bill Clinten Tampilan punggung Mi 10T Pro. Materi punggung ponsel ini berupa plastik polikarbonat yang dilapisi dengan sentuhan mengilap bak kaca. Di bagian ini, terdapat modul persegi panjang yang memuat tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 108 MP, kamera ultrawide 13 MP, dan kamera macro 5 MP. Ada pula sensor untuk menopang kinerja autofocus (AF) yang sudah dilengkapi dengan penstabil gambar fisik (OIS).

Selain punggungnya, sekeliling bingkai (frame) Xiaomi Mi 10T Pro mengusung bahan aluminum yang tampak elegan, seakan menambah kesan mewah pada smartphone berbanderol Rp 7 juta ini.

Bagi pengguna yang biasa menggenggam ponsel tipis, seperti Oppo Reno4 F (7,5 mm), maka mereka mungkin harus beradaptasi jika beralih ke Mi 10T Pro. Sebab, ponsel ini memiliki dimensi ketebalan 9,3 mm.

Pengguna juga harus terbiasa dengan modul kamera belakang ponsel yang cukup menonjol.

Dimensi ketebalan modul yang terdiri dari tiga kamera (108 MP + 13 MP + 5 MP) ini bisa dibilang mengganggu apabila pengguna sering meletakkan ponsel dengan permukaan punggung yang menghadap ke bawah.

Meski demikian, ketika dibawa sehari-hari, ponsel yang berbobot 218 gram ini masih nyaman untuk digenggam lantaran tak begitu berat, setidaknya tak seberat Redmi Note 9 Pro yang  bobotnya mencapai 209 gram.

Layar lega dan terang

Dari segi layar, Xiaomi Mi 10T Pro dibekali dengan panel IPS LCD berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD Plus. Layar yang sudah dilapisi pelindung kaca Gorilla Glass 5 ini mungkin tak sebagus AMOLED, namun tetap lega.

Sebab, sekeliling layarnya sudah dihiasi dengan bingkai yang cukup tipis, serta dilengkapi dengan  modul punch hole mungil yang terletak di kiri atas layar. Modul ini memuat kamera selfie beresolusi 20 MP.

Tampilan depan Mi 10T Pro. Layar ponsel ini mengusung IPS LCD dengan diagonal 6,67 inci, resolusi Full HD Plus, dan refresh rate 144 Hz. Layarnya sendiri sudah dilapisi dengan Gorilla Glass 5. Pada bagian kiri atasnya, terdapat modul punch hole yang memuat kamera selfie 20 MP.KOMPAS.com/Bill Clinten Tampilan depan Mi 10T Pro. Layar ponsel ini mengusung IPS LCD dengan diagonal 6,67 inci, resolusi Full HD Plus, dan refresh rate 144 Hz. Layarnya sendiri sudah dilapisi dengan Gorilla Glass 5. Pada bagian kiri atasnya, terdapat modul punch hole yang memuat kamera selfie 20 MP.

Ketika dipakai di bawah sinar matahari terik, layar Mi 10T Pro terbilang masih nyaman untuk dipandang. Sebab, panel ponsel tersebut memiliki tingkat kecerahan hingga 500 nits (typical)/650 nits (peak).

Tak cuma cerah, layar ini juga terasa cepat berkat refresh rate yang diusung, yakni 144 Hz. Dibanding Mi 10T Pro (60 Hz) atau Mi 10 (90 Hz), aktivitas navigasi antar-menu atau antar-aplikasi di ponsel terasa lebih ngebut dan halus.

Tak ada headphone jack

Lanjut membahas bingkainya, Xiaomi Mi 10T Pro tak dibekali dengan headphone jack 3,5 mm. Sehingga, pengguna yang terbiasa memakai headset berkabel harus menggunakan adapter headphone jack 3,5mm ke USB-C yang disertai dalam kotak penjualan.

Alih-alih disertai dengan lubang audio seperti Poco F2 Pro, bagian atas bingkai ponsel ini dihiasi modul IR blaster untuk fitur remote control, lubang speaker, dan lubang mikrofon.

Mi 10T Pro apabila dilihat dari bingkai bagian bawahnya. Di sisi ini terdapat lubang speaker, lubang mikrofon, port USB Type-C, serta laci yang mendukung dua kartu SIM berjenis nano. Sayangnya, laci kartu SIM itu tak mendukung kartu memori eksternal alias micro SD.KOMPAS.com/Bill Clinten Mi 10T Pro apabila dilihat dari bingkai bagian bawahnya. Di sisi ini terdapat lubang speaker, lubang mikrofon, port USB Type-C, serta laci yang mendukung dua kartu SIM berjenis nano. Sayangnya, laci kartu SIM itu tak mendukung kartu memori eksternal alias micro SD.

Sementara di bagian bawah bingkai ponsel terdapat lubang speaker, lubang mikrofon, port USB Type-C, serta laci yang mendukung dua kartu SIM berjenis nano. Sayangnya, laci kartu SIM ini tak mendukung kartu memori eksternal alias micro SD.

Beralih ke bingkai sisi kanan, di sini terdapat tombol pengaturan volume, serta tombol power yang diintegrasikan dengan modul pemindai sidik jari (side-mounted fingerprint).

Berbeda dengan sisi kanan, bingkai bagian kiri ponsel sendiri justru tampak bersih tanpa adanya tombol atau lubang.

Sedikit menyinggung hardware, Xiaomi Mi 10T Pro ditenagai chipset Snapdragon 865, RAM 8 GB, dan memori internal 256 GB. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh, dan mendukung pengisian cepat 33 watt.

Dari segi fitur, ponsel tersebut juga dibekali dengan konektivitas WiFi 6, NFC, dan sudah menjalankan sistem operasi Android 10 yang dipoles tampilan antarmuka MIUI 12.

Lantas, apa saja yang bakal didapat pengguna ketika mereka membeli Mi 10T Pro?

Dapat softcase unik

Isi kotak penjualan Mi 10T Pro dan unitnya. Selain unit ponsel, pembeli bakal mendapatkan adapter fast charger 33 watt, adapter 3,5 mm audio jack to USB-C, kabel data USB-C, SIM ejector, buku panduan, kartu garansi, serta jelly softcase yang bisa dipakai untuk melindungi ponsel dari benturan. Di samping itu semua, pengguna juga bakal mendapatkan lembaran berisi kata sambutan dan ucapan selamat datang yang disampaikan langsung oleh Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse.

KOMPAS.com/Bill Clinten Isi kotak penjualan Mi 10T Pro dan unitnya. Selain unit ponsel, pembeli bakal mendapatkan adapter fast charger 33 watt, adapter 3,5 mm audio jack to USB-C, kabel data USB-C, SIM ejector, buku panduan, kartu garansi, serta jelly softcase yang bisa dipakai untuk melindungi ponsel dari benturan. Di samping itu semua, pengguna juga bakal mendapatkan lembaran berisi kata sambutan dan ucapan selamat datang yang disampaikan langsung oleh Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse.

Selain unit ponsel, pembeli bakal mendapatkan adapter fast charger 33 watt, adapter 3,5 mm audio jack to USB-C, kabel data USB-C, SIM ejector, buku panduan, kartu garansi, serta jelly softcase (bungkusan ponsel) yang bisa dipakai untuk melindungi ponsel dari benturan.

Desain bungkusan ponsel yang disertai dengan logo khas “Xiaomi” ini bisa dibilang berbeda dengan softcase ponsel kebanyakan yang disertai dalam kotak penjualan.

Bagian atas softcase tersebut sebenarnya memiliki nuansa licin khas jelly softcase, namun bagian bawahnya mengadopsi sentuhan doff dan terasa sedikit lebih kesat.

Mi 10T Pro yang sudah dipasangi dengan jelly softcase bawaan yang unik. Pasalnya, bagian atas softcase tersebut sebenarnya memiliki nuansa licin khas jelly softcase. Namun, bagian bawahnya mengusung sentuhan doff dan terasa sedikit lebih kesat. KOMPAS.com/Bill Clinten Mi 10T Pro yang sudah dipasangi dengan jelly softcase bawaan yang unik. Pasalnya, bagian atas softcase tersebut sebenarnya memiliki nuansa licin khas jelly softcase. Namun, bagian bawahnya mengusung sentuhan doff dan terasa sedikit lebih kesat.

Di samping itu semua, pengguna juga bakal mendapatkan lembaran berisi ucapan terima kasih yang disampaikan langsung oleh Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, lengkap dengan tanda tangan dan akun media sosialnya.

Nah, penasaran melihat wujud Xiaomi Mi 10T Pro dari segala sisi? Foto-foto unboxing Xiaomi Mi 10T Pro bisa dilihat di galeri foto di .

#Menjajal #dan #Membuka #Kotak #Penjualan #Xiaomi #10T #Pro #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts