Graves’ Disease: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Penyakit graves’ atau graves’ disease adalah penyakit autoimun yang membuat kelenjar tiroid terlalu aktif.

Kondisi kelenjar tirtoid hiperaktif ini menyebabkan kelenjar bekerja lebih keras dari kondisi normal.

Dilansir dari WebMD, kelenjar tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk mirip kupu-kupu yang terletak di leher bagian depan.

Kelenjar ini berfungsi melepaskan hormon yang mengatur metabolisme tubuh.

Pada penderita graves’ disease, sistem daya tahan tubuh penderitanya menyerang kelenjar tiroid dan menyebabkan produksi hormon metabolisme berlebihan.

Dengan penanganan medis yang tepat, graves’ disease dapat sembuh dalam hitungan bulan atau tahun.

Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius sampai kematian. Kenali gejala, penyebab, sampai cara mengatasinya.

Gejala graves’ disease

Gejala graves’s disease umumnya serupa dengan ciri-ciri penyakit hipertiroid, antara lain:

  • Gugup, cemas, dan mudah tersinggung
  • Otot mudah lelah dan lemah
  • Tangan gemetaran
  • Sering buang air
  • Susah tidur
  • Sensitif terhadap panas dan keringat berlebihan
  • Berat badan turun drastis tanpa diet
  • Kelenjar tiroid bengkak
  • Jantung berdebar dan detaknya tidak beraturan
  • Haid tidak teratur pada wanita
  • Disfungsi ereksi pada pria
  • Gairah seks menurun

Selain gejala graves’ disease di atas, penderita juga jamak mengalami komplikasi pada mata dan kulit. 

Komplikasi graves’ disease pada mata yakni ophthalmopathy. Kondisi ini terjadi saat bola mata lebih menonjol ketimbang rongga mata sehingga mata jadi sakit, kering, dan rentan teriritasi. 

#Graves #Disease #Gejala #Penyebab #Cara #Mengatasi

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts