[POPULER MONEY] Saham KAEF dan INAF Terjun | Cuan dari Bisnis Domba Halaman all

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah sudah mulai melakukan program vaksinasi Covid-19. Hal itu ditandai dengan penyuntikan vaksin kepada Presiden Jokowi.

Read More

Namun seiring dengan itu, dua emiten farmasi BUMN yang juga importir vaksin, yaitu PT Kimia Farma (Persero) Tbk dan PT Indofarma (Persero) Tbk melorot hingga lebih dari 6 persen. Banyak investor yang melepas saham dua emiten tersebut saat vaksinasi dimulai.

Berita lain yang juga masuk terpopuler adalah pertimbangan pemerintah pilih vaksin Sinovac. Berikut daftar berita terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (13/1/2021):

1. Pasca-suntikan Perdana Vaksin Covid-19, Saham KAEF dan INAF Terjun

Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bertepatan dengan hari pertama penyuntikan vaksin Covid-19, beberapa saham farmasi malah terjun bebas.

Melansir RTI, saham Kimia Farma (KAEF) dan Indofarma (INAF) terkoreksi 6,81 persen pada level 6.500. Sebelumnya, KAEF meroket di awal pekan 20 persen dan pada hari selanjutnya menguat 8,14 persen.

Sementara INAF di awal pekan melonjak 25 persen di awal pekan, dilanjutkan menguat 11,6 persen pada hari selanjutnya. Selengkapnya .

2. 3 Pertimbangan Pemerintah Pilih Sinovac untuk Vaksin Covid-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pertimbangan pemerintah memilih vaksin covid buatan perusahaan asal, Sinovac. Vaksin covid-19 dari Sinovac merupakan vaksin gelombang pertama yang tiba di Indonesia.

Hingga saat ini, sudah ada 3 juta dosis vaksin jadi dan 15 juta vaksin dalam bentuk bulk atau curah yang sudah ada di Indonesia.

“Dari kami prioritas vaksin, yang bisa kami dapatkan secepat mungkin dan sebanyak-banyaknya, karena memang sudah dipesan oleh negara maju dan dalam jumlah besar sekali,” jelas Budi ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (13/1/2021). Selengkapnya .

3. Mengintip Cuan dari Bisnis Peternakan Kambing dan Domba

Domba dan kambing menjadi pilihan bagi Martinus Alexander untuk mencoba peruntungan di bisnis peternakan.

Ruminansia kecil dipilih sebab modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar ketimbang beternak sapi. Mengakali modal yang tidak besar, ia juga banyak bekerja sama dengan para peternak lainnya. Selengkapnya .

4. Bos Kasino Sekaligus Sumber Donasi Trump Meninggal Dunia

Founder sekaligus CEO Las Vegas Sands Sheldon Adelson meninggal dunia pada usia 87 tahun. Pria yang dijuluki raja kasino itu tutup usia akibat penyakit kanker yang dideritanya.

“Dengan amat pedih, saya mengumumkan kematian suami saya, Sheldon G Adelson, karena komplikasi penyakitnya yang cukup lama,” ujar istri Sheldon, Miriam Adelson, dikutip dari CNBC, Rabu (13/1/2021).

Sheldon yang tercatat memiliki nilai kekayaan sebesar 33 miliar dollar AS merupakan donor setia calon presiden dari Partai Republik, termasuk Donald Trump pada pemilihan presiden 2020. Selengkapnya .

5. Bio Farma Segera Olah Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac

PT Bio Farma telah menerima 15 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin Covid-19 dari Sinovac. Nantinya, bahan baku yang diterima ini diolah menjadi produk akhir berupa vaksin Covid-19 dengan nama Cov2Bio dan Covid-19.

Adapun bahan baku ini akan diolah di fasilitas fill and finish yang berada di Bio Farma. Namun, sebelum bahan baku ini diolah, tetap akan dilakukan serangkaian quality control, baik yang dilakukan oleh Bio Farma maupun oleh Badan POM.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahan baku yang dikirim dari Sinovac ini masih terjaga kualitasnya dan sesuai dengan standar yang berlaku sehingga bisa diteruskan menjadi produk jadi. Selengkapnya .

 

#POPULER #MONEY #Saham #KAEF #dan #INAF #Terjun #Cuan #dari #Bisnis #Domba #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts