KPK Panggil 5 Saksi Terkait Kasus Dugaan Suap Wali Kota Cimahi Halaman all

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima orang saksi terkait kasus dugaan suap izin pembangunan Rumah Sakit Umum Kasih Bunda yang menyeret nama Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.

Read More

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, mereka akan diperiksa terkait dugaan suap dalam perizinan di kota Cimahi Tahun Anggaran 2018-2020.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AJM (Ajay Muhammad Priatna),” kata Ali dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/2021).

Adapun kelima orang saksi tersebut yakni Rudi Setiawan dari pihak swasta CV Indra Nugraha, Muhammad Ridwan seorang karyawan PT Trisakti Manunggal Perkasa International dan Reri Marliah Plt Direktur Utama RSUD Cibabat Cimahi.

Kemudian, KPK juga memeriksa dua orang dari swasta yakni Tetep Hidayat dan Anggara Narendraputra.

Dalam kasus ini, Ajay diduga meminta uang sebesar Rp 3,2 miliar kepada Komisaris Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY) untuk mengurus izin pembangunan gedung.

KPK menduga Ajay telah menerima Rp 1,661 miliar dari uang yang dijanjikan tersebut.

Atas perbuatannya, Ajay selaku penerima suap disangka melanggar Pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun Hutama selaku pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

#KPK #Panggil #Saksi #Terkait #Kasus #Dugaan #Suap #Wali #Kota #Cimahi #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts