Sepekan, Rata-rata Volume Transaksi Bursa Meningkat 6,5 Persen Halaman all

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada pekan ketiga bulan Februari 2021, Pasar Modal Indonesia mencatatkan peningkatan pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 6,56 persen menjadi 16,07 miliar saham dari sebelumnya 15,08 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono mengatakan, kapitalisasi pasar dalam sepekan juga mengalami peningkatan sebesar 0,20 persen atau sebesar Rp 7.343,548 triliun dibanding sebelumnya Rp 7.328,913 triliun.

“Peningkatan turut dialami oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,15 persen atau ditutup pada level 6.231,932 dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada pada level 6.222,521,” kata Yulianto dama siaran pers, Jumat (19/2/2021).

Sementara pada pekan ini, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami penurunan sebesar 3,51 persen menjadi 1,30 juta dibanding pekan lalu, 1,34 juta kali transaksi.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian sepekan menjadi Rp 12,68 triliun turun dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp 14,87 triliun.

Pada akhir pekan, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 15,98 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 13,43 triliun.

Pada pekan ini, terdapat dua pencatatan obligasi, yakni obligasi berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2021 dengan nilai nominal sebesar Rp 732,5 miliar.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk juga menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap III Tahun 2021 sebesar Rp 2,9 triliun. 

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 10 emisi dari 9 Emiten senilai Rp 6,02 triliun.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 474 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 427,39 triliun dan 47,5 juta dollar AS diterbitkan oleh 130 Emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 139 seri dengan nilai nominal Rp 4.012,5 triliun dan 400 juta dollar AS.

Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp 7,29 triliun.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

#Sepekan #Ratarata #Volume #Transaksi #Bursa #Meningkat #Persen #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts