Sedang Ikut Boikot, Man City Tak Akan Rayakan Gelar Juara Liga Inggris

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Apabila sukses memastikan gelar Liga Inggris pekan ini, Manchester City tak akan merayakan keberhasilan mereka itu di media sosial.

Read More

Man City berpeluang menyegel gelar juara Liga Inggris pada akhir pekan ini.

Syaratnya, The Citizens, julukan Man City, mesti meraup kemenangan saat bertandang ke rumah Crystal Palace, Selhurst Park, pada pekan ke-34 Liga Inggris, Sabtu (1/5/2021) pukul 18.30 WIB.

Kemenangan atas Crystal Palace belumlah cukup. Man City mesti berharap rival terdekat sekaligus seteru bebuyutan mereka, Man United, kalah saat berduel dengan Liverpool pada Minggu (2/5/2021).

Andai skenario itu terwujud, Man City akan mendulang 80 angka, berselisih 13 poin dari Man United.

Jarak sebanyak 13 angka tidak akan mungkin lagi dikejar Man United dalam empat pertandingan tersisa.

Pemain-pemain Man City berpotensi merayakan gelar Liga Inggris di depan televisi selepas mereka menonton duel Man United vs Liverpool yang digelar pada hari Minggu pukul 22.30 WIB.

Kendati demikian, jangan harap bisa menyaksikan luapan kegembiraan pemain-pemain City merayakan titel juara Liga Inggris via media sosial.

Man City saat ini sedang dalam mode boikot. The Citizens tergabung dalam kampanye selama empat hari untuk menonaktifkan hiruk pikuk klub di media sosial.

Inisiatif tersebut dilakukan oleh sejumlah klub Inggris dan diikuti oleh FIFA dan UEFA.

Aksi boikot dimulai pada Jumat (30/4/2021) dan berakhir Senin (3/4/2021) pukul 23.59 waktu setempat.

Kampanye tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kian maraknya insiden pelecehan via media sosial dan menekan platform seperti Instagram dan Twitter agar bertindak lebih tegas.

Terkait komitmen tersebut, Man City, seperti dilansir dari The Independent, tidak akan mengunggah konten apa pun di media sosial sekalipun tim berhasil mengklaim gelar juara Liga Inggris akhir pekan ini.

Akun media sosial Man City baru akan aktif lagi pada Selasa (4/4/2021).

“Perusahaan media sosial mesti berbuat lebih banyak untuk menghentikan pelecehan secara daring.”

“Itulah kenapa akhir pekan ini, Premier League dan klub akan bergabung dengan liga lain, badan penyelenggara dan organisasi sepak bola Inggris, beserta olahraga lain untuk memboikot media sosial dan menuntut perubahan,” demikian bunyi pernyataan sikap dari Man City.

Belakangan, pelecehan dan ancaman yang diterima insan sepak bola via media sosial sudah masuk taraf meresahkan.

Melalui media sosial, pesepak bola kerap mendapatkan hinaan berbau rasisme sampai ancaman pembunuhan.


#Sedang #Ikut #Boikot #Man #City #Tak #Akan #Rayakan #Gelar #Juara #Liga #Inggris #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts