7 KA Jarak Jauh Tetap Beroperasi dari Stasiun Gambir dan Senen Selama Larangan Mudik

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia tetap mengoperasikan 19 kereta api jarak jauh selama periode larangan mudik 6-17 Mei 2021. Dari jumlah itu, ada 7 kereta api jarak jauh yang pulang pergi ke Jakarta melalui Stasiun Senen dan Gambir.

Read More

Namun, Vice President PT KAI Joni Martinus menegaskan, kereta api jarak jauh yang beroperasi ini bukan untuk kepentingan mudik.

“KAI menjalankan Kereta Api Jarak Jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran. Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang,” Joni dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Joni menegaskan, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan kereta api adalah pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik yaitu untuk bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang anggota keluarga, dan kepentingan nonmudik tertentu lainnya yang dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Bagi pegawai instansi pemerintahan/ASN/BUMN/BUMD/prajurit TNI/anggota Polri, syaratnya adalah wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik pejabat setingkat Eselon II, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Adapun bagi pegawai swasta, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari pimpinan perusahaan.

Sedangkan bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari Kepala Desa/Lurah setempat.

“Surat izin perjalanan tertulis bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik berlaku secara individual, untuk 1 kali perjalanan pergi-pulang, serta bersifat wajib bagi pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun ke atas,” kata Joni.

Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun. Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

“Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik,” tegas Joni.

Joni menambahkan, seluruh tiket KA jarak jauh selama periode larangan mudik telah dijual melalui aplikasi KAI Access, web KAI, dan aplikasi mitra resmi KAI. Kusus pembelian tiket di loket stasiun, dilayani penjualan langsung 3 jam sebelum keberangkatan.

‘KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan dan hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” kata Joni.

Berikut 19 kereta api jarak jauh yang beroperasi saat larangan mudik, 7 di antaranya berangkat dari Stasiun Gambir dan Senen:

1. Argo Bromo (Anggrek Surabaya Pasarturi – Gambir pp)

2. Gajayana ( Malang – Gambir pp)

3. Bima (Surabaya Gubeng – Gambir pp)

4. Argo Lawu (Solo Balapan – Gambir pp)

5. Bengawan (Pasar Senen – Purwosari pp)

6. Serayu (Pasar Senen – Purwokerto pp)

7. Tegal Ekspres (Tegal – Pasar Senen pp)

8. Argo Wilis (Surabaya Gubeng – Bandung pp)

9. Maharani (Surabaya Pasarturi – Semarang Poncol pp)

10. Kahuripan (Blitar – Kiaracondong pp)

11. Sritanjung (Lempuyangan – Ketapang pp)

12. Kutojaya Selatan (Kutoarjo – Kiaracondong pp)

13. Tawangalun (Ketapang – Malang Kotalama pp)

14. Probowangi (Surabaya Gubeng – Ketapang pp)

15. Bukit Selero (Kertapati – Lubuk Linggau pp)

16. Kuala Stabas (Batu Raja – Tanjung Karang pp)

17. Rajabasa (Kertapati – Tanjung Karang pp)

18. Putri Deli (Tanjung Balai – Medan pp)

19. Pasundan (Lebaran Surabaya Gubeng – Kiaracondong pp)

#Jarak #Jauh #Tetap #Beroperasi #dari #Stasiun #Gambir #dan #Senen #Selama #Larangan #Mudik #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts