Update Corona 7 Mei: 5 Negara Kasus Terbanyak | Covid-19 di India Menyebar ke Perdesaan

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Update pandemi virus corona Covid-19 di dunia. Melansir Worldometers pada Jumat (7/5/2021) pukul 06.00 WIB, virus corona telah menginfeksi 156.659.372 orang secara global.

Read More

Dari jumlah tersebut, 133.960.970 kasus telah dinyatakan sembuh dan virus menewaskan 3.268.629 orang di seluruh dunia.

Berikut lima negara dengan kasus infeksi terbanyak:

  1. Amerika Serikat: 33.365.160 kasus, 26.094.293 sembuh, 593.972 meninggal
  2. India: 21.485.285 kasus, 17.597.410 sembuh, 234.071 meninggal
  3. Brasil: 15.003.563 kasus, 13.529.572 pulih, 416.949 meninggal
  4. Perancis: 5.728.090 kasus, 4.786.973 sembuh, 105.850 meninggal
  5. Turki: 4.977.982 kasus, 4.626.799 sembuh, 42.187 meninggal. 

screenshoot Update kasus corona di dunia Jumat 7 Mei 2021

Gelombang kedua virus corona yang menghantam India mulai menyebar ke desa-desa yang tak mempunyai perlengkapan yang memadai untuk mengatasinya.

Melansir Reuters, terjadi rekor 412.262 kasus baru dan 2.980 kematian yang dilaporkan selama 24 jam terakhir, menjadikan total infeksi melebihi 21 juta dan kematian mencapai 230 ribu.

Ibu Kota New Delhi dan beberapa kota lain yang paling terpukul sejauh ini, layanan kesehatan publik yang terbatas, termasuk kurangnya fasilitas pengujian.

Hal itu menjadi ancaman besar di daerah pedesaan yang menjadi rumah bagi hampir 70 persen dari populasi India.

Pasien dirawat di luar ruangan

Di kota Susner, negara bagian Madhya Pradesh, pasien dirawat di luar ruangan.

India yang menjadi produsen vaksin terbesar di dunia, tengah berjuang untuk menghasilkan dosis yang cukup.

Dua produsen vaksinnya membutuhkan dua bulan atau lebih untuk meningkatkan produksi bulanan menjadi lebih dari 110 juta dosis dari 70-80 juta.

Perdana Menteri Narendra Modi menekankan negara bagian India harus mempertahankan tingkat vaksinasi dan petugas kesehatan penyuntikan tak boleh dialihkan ke tugas lainnya.

Meskipun negara tersebut telah memberikan setidaknya 157 juta dosis vaksin, tingkat inokulasinya telah menurun tajam dalam beberapa hari terakhir.

Seorang penasihat ilmiah terkemuka untuk pemerintah India memperingatkan bahwa negara ini akan menghadapi gelombang lebih lanjut pandemi virus corona, karena hampir 4.000 orang meninggal dunia dalam sehari.

WHO: India sumbang setengah kasus dunia 

Laporan mingguan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa India menyumbang hampir setengah dari kasus virus corona yang dilaporkan di seluruh dunia dan seperempat dari kematian.

Diwartakan Reuters, banyak orang meninggal di ambulans dan tempat parkir mobil menunggu tempat tidur atau oksigen, sementara kamar mayat dan krematorium berjuang menangani aliran jenazah yang tampaknya tak terhentikan.

Penasihat ilmiah utama pemerintah K. Vijay Raghavan memperingatkan, bahkan setelah tingkat infeksi mereda, negara harus siap untuk gelombang ke tiga.

“Fase 3 tida bisa dihindari, mengingat tingginya tingkat virus yang beredar,” ujar dia.

“Tapi tidak jelas pada skala waktu apa fase 3 ini akan terjadi. Kita harus bersiap untuk gelombang baru,” lanjut Vijay.

Dua kereta yang membawa oksigen cair tiba di Ibu Kota New Delhi pada 5 Mei 2021, dan lebih dari 25 kereta api telah mendistribusikan pasokan oksigen ke seluruh negeri.

Pemerintah mengklaim pasokan oksigen cukup, tapi kesulitan transportasi telah menghambat distribusinya di tengah wabah yang terus menyebar.

#Update #Corona #Mei #Negara #Kasus #Terbanyak #Covid19 #India #Menyebar #Perdesaan #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts