[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

  • Whatsapp

KOMPASIANA—Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan penat dan rehat dari aktivitas rutin, salah satu adalah menjalani hobi.

Read More

Pilihan hobi pun beragam, mulai dari yang berhubungan dengan kegiatan fisik seperti berolahraga sampai mengoleksi barang.

Bagi mereka yang hobi mengoleksi suatu barang, tak jarang cerita dan pengalaman hadir dalam usaha mencari, menemukan, menata, hingga menampilkan barang koleksi.

Tak sedikit pula yang rela merogoh koceknya dalam-dalam demi memuaskan hasrat menjalani hobinya.

Berikut 3 konten menarik di Kompasiana tentang hobi koleksi barang:

1. Hobi Koleksi Barang, Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional

Kompasianer Budi Susilo mengungkapkan pengalaman terkait hobinya yang gemar mengoleksi suku cadang mobil Volkswagen termasuk lika-liku yang terjadi di balik hobi yang dijalaninya.

Selama belasan tahun mengumpulkan, memelihara, dan menjual barang yang berhubungan dengan mobil Volkswagen ternyata banyak dampak positif yang bisa diperoleh.

Hobi koleksi barang tersebut berhasil memenuhi kebutuhan fungsional, estetika, dan emosional yang bermanfaat baginya.

Selain itu, menekuni hobi koleksi barang terutama selama bulan Ramadan jadi upaya untuk mengisi waktu luang dan membuat pelaksanaan ibadah puasa relatif tidak terasa. (Baca Selengkapnya)

2. Mengenal Budaya Negara dengan Koleksi Kamus Bahasa Asing

Menguasai bahasa asing kini jadi salah satu kemampuan yang wajib dipelajari.

Berawal dari niat untuk mempelajari bahasa asing itulah yang justru membuat Kompasianer Casmudi menemukan kecintaannya pada koleksi kamus bahasa asing.

Jumlah koleksinya bahkan cukup beragam dan tentunya disesuaikan dengan jenis bahasa asing apa yang ingin dia pelajari.

“Mempelajari bahasa sebuah negara sejatinya sedang mempelajari adat istiadat, budaya, dan kearifan lokal negara yang bersangkutan. Selain itu mempelajari bahasa orang lain membuat Anda “tidak” akan dibohongi,” ujarnya (Baca Selengkapnya)

3. Memanfaatkan Teknik KonMori untuk Merapikan Barang Koleksi Anda

Ketika memutuskan untuk mengoleksi barang, kita tak bisa melepaskan satu hal penting, yakni menyediakan tempat yang cukup untuk menata dan meletakkan barang koleksi.

Kompasianer Trian Ferianto yang kebetulan memiliki hobi mengoleksi buku memberikan tips cara merapikan barang-barang koleksi kita dengan mengaplikasikan teknik KonMori yang diperkenalkan oleh Maria Kondo.

Ada 5 langkah yang dapat kita gunakan dan pertimbangkan untuk “mengatur” kembali barang koleksi kita agar tetap rapi dan enak dipandang mata.

Jangan sampai hobi mengoleksi barang yang awalnya menyenangkan jadi membuat pening hanya karena malas merapikan koleksi yang semakin menumpuk. (Baca Selengkapnya) (NDY)

#KURASI #KOMPASIANA #Antara #Faktor #Fungsional #Estetika #dan #Emosional #dalam #Hobi #Koleksi #Barang #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts