Vaksinasi COVID-19 PT IMIP Diadakan untuk 42.500 Karyawan di Kawasan Industri Morowali

  • Whatsapp
vaksinasi COVID-19 PT IMIP
vaksinasi COVID-19 PT IMIP

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengumumkan pemberian vaksin pada 42.500 pekerja, di mana vaksinasi COVID-19 PT IMIP dimulai Senin (24/05). 

Sebelumnya, pada Februari 2021 lalu, vaksinasi COVID-19 PT IMIP telah diadakan dan diberikan kepada 104 orang tenaga kesehatan Klinik PT IMIP. Termasuk di dalamnya dokter, perawat, analis, serta tenaga kesehatan lainnya.

Read More

Pada tahap pertama, tidak langsung semua karyawan PT IMIP divaksin COVID-19. Bagi mereka yang akan vaksinasi COVID-19 PT IMIP, karyawan harus mengikuti jadwal yang dibuat oleh pihak manajemen. Setelah vaksin pertama berhasil dilakukan, mereka akan menunggu selama 21 hari sebelum menjalani vaksinasi tahap kedua. Suntikan pertama (vaksinasi) dilakukan untuk memicu respon kekebalan awal, dan suntikan dilakukan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk.

“Dari koordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan RI dan Bio Farma, pada periode pertama ini, PT IMIP hanya diberikan sebanyak 11.540 botol. Dari jumlah itu, untuk tahap pertama vaksin akan diberikan kepada 5.770 orang karyawan saja. Sementara karyawan lainnya baru akan divaksin setelah kiriman vaksin covid-19 berikutnya tiba dari Jakarta,” ujar Koordinator Tim COVID-19 PT IMIP, Agung Nugroho.

Menurut pemaparan Human Resource Development (HRD) PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Achmanto Mendatu, vaksinasi karyawan dibagi menjadi dua tahapan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan sekaligus menyesuaikan dengan jam kerja masing-masing karyawan di PT IMIP

Pihak PT IMIP memperkirakan, program vaksinasi ini akan membutuhkan waktu lebih dari empat bulan. Durasi yang dibutuhkan cukup lama mengingat jumlah karyawan PT IMIP divaksin COVID-19 kali ini mencapai ribuan. “Kami juga harus menyesuaikan jam kerja masing-masing karyawan agar proses operasional di pabrik atau kantor tidak terganggu,” terang Achmanto.  

Di lain sisi, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Morowali, Benny, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan program vaksinasi yang dilakukan oleh PT IMIP. Menurutnya, program ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya di Kabupaten Morowali. 

“Kami sangat respek dengan program vaksinasi ini. Artinya, pihak PT IMIP selain mendukung program pemerintah, juga peduli dengan upaya memutuskan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerjanya,” jelas Benny. 

Sementara itu, mengenai prosedur pemberian vaksin COVID-19 di PT IMIP, Koordinator Komunikasi dan Hubungan Media PT IMIP, Dedy Kurniawan, menjelaskan bahwa karyawan yang hendak divaksin harus melakukan registrasi dan wajib menjalani proses screening. 

Proses screening tersebut ditangani langsung oleh sejumlah dokter dan perawat. Masing-masing karyawan akan diwawancarai dan diperiksa riwayat kesehatannya. Termasuk mengenai gejala atau penyakit yang pernah atau sedang dialami. 

“Jika lolos dalam proses screening, barulah karyawan akan mendapatkan rekomendasi untuk menjalani vaksinasi. Usai mendapatkan vaksin, karyawan wajib menjalani proses observasi selama 15-30 menit,” terang Deddy. 

Related posts