Luis Enrique Soal Situasi Kusut Timnas Spanyol Jelang Euro 2020: Ini Bukan Apa-apa…

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique menghadap media pada Kamis (10/6/2021) untuk menjelaskan situasi terkini skuadnya jelang pagelaran Piala Eropa 2020.

Read More

Timnas Spanyol akan memulai petualangan di Euro 2020 dengan menghadapi Swedia pada Selasa (15/6/2021) dini hari WIB.

Namun, persiapan juara Euro 2008 dan Euro 2012 itu sangat terganggu setelah kapten Sergio Busquets positif terpapar Covid-19 pada Minggu (6/6/2021) waktu setempat.

Sergio Busquets langsung menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Barcelona. Hal serupa juga dilakukan anggota timnas Spanyol lainnya meski hasil tes mereka negatif.

Diego Llorente lalu sempat mendapat hasil positif. Namun, kabar terbaru dari RFEF, PSSI-nya Spanyol, adalah sang pemain bertahan telah dua kali mendapat hasil PCR negatif sehingga bisa bergabung kembali dengan pasukan Luis Enrique pada Jumat ini.

Tim berjuluk La Furia Roja itu juga telah memanggil lima pemain tambahan untuk mengikuti latihan menjelang laga kontra Lituania.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelima pemain itu adalah Raul Albiol, Rodrigo Moreno, Pablo Fornals, Carlos Soler, dan Brais Mendez.

Mereka bakal menjalani sesi latihan terpisah di Las Rozas, di luar gelembung tim utama, tetapi statusnya bukan sebagai pengganti pasti untuk Busquets.

Namun, kelima pemain tadi disebut-sebut menjadi alternatif terdepan bagi Luis Enrique andai muncul potensi outbreak virus di timnas Spanyol menjelang Euro 2020.

“UEFA mengizinkan perubahan pemain hingga hari terakhir dalam kasus Covid. Yang saya harapkan dan inginkan adalah tak ada lagi kasus di tim manapun,” ujar Enrique pada sesi konpers Kamis ini.

“Mulai Minggu kami akan mengambil protokol kesehatan lebih ketat. Sikap para pemain layak mendapat pujian. Mereka terbiasa hidup dalam kondisi Covid sepanjang musim tetapi selalu sulit apabila virus memasuki bubble (gelembung).”

“Kami tak mencari kambing hitam dan lebih memikirkan solusi. VIrus ini tak bisa dikontrol dan bisa muncul kapan saja.”

Enrique pun memuji Raul Albiol dan para pemain lain yang masuk daftar cadangan timnas Spanyol.

“Mereka ini membatalkan liburan dan langsung bergabung bersama grup, reaksi mereka luar biasa,” tutur Enrique.

“Kami bersiap dengan dua tim, mereka yang terdaftar di tim utama dan mereka yang ada di daftar B”

“Kami perlu semua pemain dalam kondisi mental dan fisik terbaik. Ketidak pastian ini menciptakan ketidak pastian. Kami berusaha mengontrol itu.”

Melansir ESPN, krisis Covid-19 di skuad La Furia Roja membuat RFEF serta Kementerian Kebudayaan dan Olahraga semakin gencar mengupayakan penyuntikan vaksin bagi pemain timnas Spanyol.

Permintaan vaksin sejatinya dilakukan sejak tiga bulan lalu mengingat timnas Spanyol juga akan bertanding di Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, hal itu belum mendapat mendapat persetujuan dari pemerintah. Padahal, kontingen Spanyol yang akan tampil di OlimpiadeTokyo 2020 sudah divaksinasi.

Pada akhirnya Kementerian Kesehatan pun memberikan lampu hijau pada Rabu (9/6/2021).

Mengutip laman lain, El Pais, timnas Spanyol akan menerima vaksinasi dua kali menggunakan vaksin Pfizer. Nantinya, vaksin akan diberikan oleh personel militer Spanyol.

“Kami tak bisa divaksinasi sebelum ini karena satu dan lain hal. Namun, kami tak bisa mengeluh,” ujar Enrique lagi.

“Kami akan melakukan yang terbaik bagi tim nasional.”

“Kami juga memperhitungkan efek samping vaksin. Itu sebab kami ingin mendapatkannya secepat mungkin. Namun, per hari ini kami belum mendapat konfirmasi bahwa kami akan mendapat vaksin.”

“Setiap pemain menjalani ini dalam cara berbeda. Beberapa pernah terpapar Covid, beberapa belum. Tiba-tiba ada seseorang yang telah terpapar dua kali. Kita tak punya pola. Tentu saja, mereka terbiasa dengan ini tahu situasinya seperti apa.

Terakhir, sang pelatih pun mengatakan bahwa apa yang ia lalui sekarang bukan apa-apa ketimbang apa yang dirinya jalani dalam beberapa bulan terakhir.

“Jujur saja, ini permainan anak-anak ketimbang apa yang telah saya lalui secara pribadi,” tutur Enrique.

Sang pelatih memang mengalami perjalanan memilukan menuju Euro 2020. Ia sempat turun dari jabatannya sebagai pelatih timnas Spanyol pada Maret 2019.

RFEF mengumumkan pengunduran diri sang pelatih Juni 2019 untuk menemani putrinya, Xana, yang menderita kanker tulang. Posisi Enrique ketika itu digantikan sementara oleh Robert Moreno, asisten sang pelatih.

Xana sempat bertarung selama lima bulan melawan penyakitnya sebelum meninggalkan dunia  ini lebih cepat pada akhir Agustus 2019 di usia 9 tahun.

Enrique akhirnya kembali sebagai manajer timnas Spanyol pada medio November 2019.

Luis Enrique dikontrak RFEF hingga Piala Dunia Qatar 2022.

#Luis #Enrique #Soal #Situasi #Kusut #Timnas #Spanyol #Jelang #Euro #Ini #Bukan #Apaapa #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts