Melamar Kerja Tak Perlu Nunggu Lowongan Buka, Begini Caranya

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Melamar kerja di sebuah perusahaan tak harus menunggu lowongan dibuka. Kamu bebas menebar CV maupun resume kapan pun dan di manapun.

Kalau menunggu perusahaan membuka lowongan kerja, sama saja seperti pungguk merindukan bulan. Tak tahu kapan digelar.

Giliran lowongan kerja dibuka, mungkin kamu ketinggalan informasi tersebut, sehingga tidak mengirim lamaran kerja.

Sebetulnya kalau kamu sedang butuh pekerjaan, atau mau pindah kerja, bahkan mengincar perusahaan impian, kirim saja surat lamaran meski belum ada lowongan tersebut di situs resmi perusahaan maupun situs loker

Caranya dengan mengirimkan Letter of Interest ke perusahaan. Apa itu? Berikut ulasannya, seperti dikutip Cermati.com.

Membuat Letter of Interest

Letter of Interest (LoI) adalah surat yang dikirimkan pelamar dengan tujuan menawarkan diri untuk bekerja di sebuah perusahaan.

Namanya juga usaha, siapa tahu perusahaan sebetulnya sedang butuh karyawan baru, namun masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan lowongan kerja.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kehadiran LoI kamu bisa jadi pertimbangan bagi perusahaan. Walaupun mesti ekstra sabar menanti jawaban atau panggilan wawancara.

Contohnya kamu sudah resign dari profesi sebagai wartawan di media online. Kemudian kamu mengirim LoI ke beberapa media besar untuk posisi jurnalis meski sedang tidak membuka lowongan kerja.

Menulis Letter of Interest yang Benar

Sebenarnya menulis LoI hampir mirip dengan CV maupun resume. Berisikan penawaran diri bahwa kamu ingin bekerja di perusahaan yang dituju.

Sampaikan pula posisi yang kamu lamar, berikut keahlian atau kemampuan yang kamu miliki. Yakinkan perusahaan dengan pengalaman maupun bekal ilmu yang dimiliki, kamu dapat memberi kontribusi positif.

Mungkin saja HRD perusahaan melihat LoI kamu. Kemudian, ternyata sesuai dengan yang sedang mereka cari. Atau LoI kamu disimpan karena belum dibutuhkan saat itu.

Tetapi suatu saat ketika mereka sedang mencari kandidat baru, mereka akan buka file-file lamaran kerja dan menemukan LoI yang kamu kirim.

Untuk itu, pastikan kamu membuat atau menulis Letter of Interest semenarik mungkin seperti surat lamaran kerja. Tujuannya biar dilirik HRD perusahaan.

Letter of Interest akan menjadi “perwakilan” kamu di mata perusahaan. Jadi, jangan menulis sembarangan.

Sama seperti surat lamaran, LoI diawali dengan penulisan nama kota, tanggal, bulan dan tahun di sebelah kanan atas. Lalu di bawahnya tuliskan alamat yang dituju di bagian kiri.

Cantumkan “Kepada Yang Terhormat”, divisi yang dituju, beserta nama perusahaan (Bapak atau Ibu Manager HRD PT Mega Mendung Tbk). Tambahkan dengan kalimat di Tempat.

Jika sudah tahu nama manajer HRD atau kepala bagian personalia yang dituju, bisa langsung dituliskan, beserta jabatannya.

Lanjutkan dengan kalimat pembuka. Biasanya berupa salam atau menggunakan kalimat pembuka, “Dengan hormat.”

Tak kenal, maka tak sayang. Ini sudah masuk body atau isi surat. Pertama yang perlu ditulis adalah memperkenalkan dirimu dengan menyebutkan nama.

Diikuti dengan kalimat yang menunjukkan ketertarikanmu bergabung dengan perusahaan tersebut, serta posisi yang ingin kamu lamar sesuai pengalaman ataupun keahlianmu.

Misalnya, saya yang bertanda tangan di bawah ini, Arif Mahesa bermaksud ingin melamar kerja di perusahaan Bapak/Ibu sebagai Redaktur Pelaksana. Perusahaan Media Citra merupakan salah satu media cetak terbesar di Indonesia, sehingga saya merasa tertantang untuk bergabung.

5 Tips Cepat Dapat Kerja bagi Fresh Graduate yang Belum Berpengalaman

Jelaskan pengalaman atau keahlianmu secara singkat. Kamu perlu menonjolkan nilai tambah atau nilai jualmu. Contohnya pengalaman maupun keahlian yang kamu kuasai. Termasuk pula prestasi yang pernah kamu raih.

Tak perlu menjabarkan secara detail. Jelaskan dengan singkat dan padat, agar HRD perusahaan melihat bahwa kamu adalah kandidat yang mereka butuhkan.

Sebagai contoh: “Saya memiliki pengalaman 5 tahun sebagai jurnalis senior di media cetak XYZ. Selain itu, sebagai editor di media online ABC selama 2 tahun.”

“Saya juga pernah mengikuti sekolah pasar modal bagi wartawan. Dengan pengalaman tersebut, saya yakin dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan perusahaan maupun tim redaksi.”
Ungkapkan harapan dan terima kasih. Ini adalah bagian sebelum penutup. Berisikan harapan agar kamu mendapatkan kabar baik dari perusahaan. Tak ketinggalan, ucapkan terima kasih.
Misalnya: “Besar harapan saya untuk bisa diterima bekerja di perusahaan bapak/ibu. Terima kasih atas perhatiannya.”

Tutup LoI dengan kalimat santun. Di awali “Dengan Hormat,” maka di akhiri dengan kalimat “Hormat Saya.” Atau menggunakan kata “Sincerely.”

Jangan lupa untuk membubuhkan tandatangan aslimu, beserta nama lengkap di bagian bawahnya.

Dapatkan Pekerjaan Impian dengan Letter of Interest

Letter of Interest bisa menjadi andalanmu saat ingin melamar di perusahaan yang belum membuka lowongan kerja. Tulis LoI dengan kalimat maupun bahasa yang jelas, tidak bertele-tele, supaya HRD mudah memahaminya.

Jika rezekimu, pasti pekerjaan impian bisa kamu dapatkan. Terpenting adalah inisiatif dan selalu berusaha, tidak hanya berpangku tangan menunggu lowongan kerja yang tidak tahu kapan datangnya.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

#Melamar #Kerja #Tak #Perlu #Nunggu #Lowongan #Buka #Begini #Caranya #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts