Simak, Akan Ada Kotak Surat Berwarna Emas di Olimpiade dan Paralimpik Tokyo

  • Whatsapp

TOKYO, KOMPAS.com – Kotak surat berwarna emas akan menjadi pemandangan mencolok pada Olimpiade dan Paralimpik Toko 2020.

Read More

Silakan simak.

Pemerintah Jepang mempunyai cara tersendiri untuk menghormati atletnya yang memenangi medali emas Olimpiade maupun Paralimpik Tokyo.

“Kami menyediakan kotak surat khusus,” kata Presiden dan CEO Perusahaan Negara Pos (Japan Post Co) Kazuhide Kinugawa awal pekan ini.

Awalnya, boks itu berwarna merah.

“Kami mengganti kotak itu dengan warna emas,” kata Kinugawa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kotak penyimpan itu akan tersedia di kawasan tempat tinggal atlet pemenang.

“Kotak berwarna emas itu juga akan kami tempatkan di pemusatan latihan,” ucap Kazuhide Kinugawa.

twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Pada kotak berwarna emas tersebut, akan tertulis nama pemenang medali, nama cabang olahraga yang diikuti, dan nama daerah tempat tinggal atlet di Jepang.

“Nama-nama akan tertulis dalam Bahasa Inggris dan tulisan Braille,” imbuh Kazuhide Kinugawa.

Sementara, untuk para atlet yang meraih kemenangan dalam bentuk tim, pada kotak berwarna emas itu akan disematkan juga nama pelatih.

Tim panahan putra Indonesia ketika mengikuti Final Olympic Qualification Tournament yang berlangsung di Paris, Perancis.DOK. WORLD ARCHERY Tim panahan putra Indonesia ketika mengikuti Final Olympic Qualification Tournament yang berlangsung di Paris, Perancis.

Upaya yang dilakukan Japan Post Co pernah dilakukan perusahaan pos milik negara Inggris, Royal Mail Group (RMG).

RMG mengecat ulang 110 kotak surat menjadi berwarna emas pada Olimpiade dan Paralimpik London 2012 sebagai bentuk penghormatan bagi para atlet Inggris yang meraih medali kemenangan.

“Kotak pos ini menarik minat para suporter dan wisatawan,” kata pernyataan Sekretaris Kabinet Inggris.

Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada saat tampil dalam ajang Simulasi Olimpiade Tokyo 2020.Dok. PBSI Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada saat tampil dalam ajang Simulasi Olimpiade Tokyo 2020.

Sementara itu, memulai vaksinasi bagi pekerja Olimpiade dan Paralimpik Tokyo pada Jumat (18/6/2021), pemerintah Jepang mematok target harian vaksinasi.

Lokasi vaksinasi ada di gedung utama pemerintah Kota Tokyo.

“Targetnya adalah 2.500 orang divaksinasi setiap hari,” kata pernyataan Tokyo 2020.

Hingga Minggu (20/6/2021), sembilan kawasan termasuk Kota Tokyo masih berstatus darurat penyebaran Covid-19.

Greysia Polii bersama pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian, berdiskusi di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021), sebagai persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020.Dok. PBSI Greysia Polii bersama pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian, berdiskusi di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021), sebagai persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020.

Kesembilan kawasan itu adalah Kota Tokyo, Hokkaido, Osaka, Aichi, Kyoto, Hyogo, Okayama, Hiroshima, dan Fukuoka.

Khusus Okinawa, kebijakan darurat itu akan ditambah hingga tiga minggu sejak Minggu (20/6/2021) tersebut.

Sebelumnya, hingga 40 hari menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, Jepang kembali mendapat tambahan donasi vaksi.

Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer.SHUTTERSTOCK/ lupmotion Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer.

“Tambahan itu sekitar 20.000 dosis,” kata Menteri Olimpiade Tamayo Marukawa, Selasa (15/6/2021).

Sampai dengan sekarang, tambahan donasi itu membuat Jepang memiliki 40.000 dosis vaksin.

Seluruh vaksin itu berasal dari perusahaan Pfizer asal AS.

Sebelumnya, Pfizer yang bekerja sama dengan perusahaan vaksin asal Jerman BioNTech membuat program donasi vaksin untuk para atlet peserta Olimpiade Tokyo melalui Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Ilustrasi vaksinasi covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi vaksinasi covid-19.

Tamayo Marukawa mengatakan seluruh vaksin akan diberikan kepada tiga prioritas penerima.

Pertama adalah para relawan yang bekerja di perkampungan atlet.

Kedua, vaksin ditujukan untuk para anggota komite organisasi Olimpiade Tokyo.

“Prioritas ketiga adalah vaksinasi untuk para wartawan lokal yang meliput Olimpiade,” tutur Tamayo Marukawa.

Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram.Kompas.com/Josephus Primus Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram.

Sementara itu, pada 1 Juni 2021, para anggota komite organisasi sudah mendapatkan vaksinasi.

Urutan berikutnya pada Kamis (17/6/2021) adalah para relawan yang bekerja di perkampungan atlet.

Lokasi vaksinasi untuk para relawan itu ada di Ajinomoto Training Center (ATC) di Kita Ward, Tokyo.

Jepang tengah memerangi gelombang keempat pandemi Covid-19 sejak delapan minggu tatkala gaung pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 mengemuka.

Atlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19). Windy Cantika Aisah berhasil mengangkat total beban tertinggi 190Kg sehingga meraih medali emas.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Atlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19). Windy Cantika Aisah berhasil mengangkat total beban tertinggi 190Kg sehingga meraih medali emas.

Kini 10 prefektur di Jepang, termasuk Tokyo berstatus darurat hingga 20 Juni 2021.

Sementara itu, program vaksinasi di Jepang berjalan lambat.

Pemerintah Jepang dalam data terkininya menyebut baru sekitar 3 persen dari 128 juta penduduk yang sudah mendapat suntikan vaksinasi.

Tercatat ada 74.000 kasus Covid-19 dengan angka kematian hingga 13.000 orang.

Jepang, sekarang, memulai vaksinasi bagi atletnya yang ikut ambil bagian dalam Olimpiade dan Paralimpik Tokyo pada Selasa (1/6/2021).

Peselancar Indonesia, Rio Waida, menjadi wakil ke-20 Indonesia yang lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Dok. NOC Indonesia Peselancar Indonesia, Rio Waida, menjadi wakil ke-20 Indonesia yang lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Terkini, pemerintah Jepang mengumumkan pada Rabu (9/6/2021) bahwa ada total kasus baru Covid-19 per hari hingga 1.710.

Angka ini turun jika dibandingkan dengan puncak gelombang keempat pandemi corona di Jepang pada pertengahan Mei 2021 yang mencapai 7.000 kasus harian.

Pada masa puncak itu, angka kematian mencapai 80 orang.

Di ibukota, Tokyo, jumlah kasus turun menjadi 501 kasus, sekarang.

Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021. PERBASI Pebasket 3×3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021.

Angka ini turun setengah jika dibandingkan pada Mei 2021.

Angka ini juga menunjukkan bahwa sejak 3 Juni 2021 jumlah kasus harian mencapai 500 untuk kali pertama.

#Simak #Akan #Ada #Kotak #Surat #Berwarna #Emas #Olimpiade #dan #Paralimpik #Tokyo #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts