2 Terapi Sederhana untuk Pulihkan Anosmia akibat Covid-19

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Covid-19 sebagai penyakit baru, datang dengan beragam jenis gejala yang pada setiap orang bisa saja tidak sama.

Read More

Salah satu gejala yang banyak dilaporkan adalah gangguan pada kemampuan indra penciuman, tidak hanya berkurang, tak sedikit juga yang benar-benar kehilangan kemampuannya untuk membaui segala hal atau disebut sebagai anosmia.

Mengutip laman National Health Service (NHS), anosmia sesungguhnya bisa membaik dalam beberapa waktu, ada yang dalam hitungan minggu, ada juga yang membutuhkan waktu hingga beberapa bulan.

Anosmia memang salah satunya menjadi gejala Covid-19, namun bisa juga disebabkan oleh alasan lain, isalnya flu, adanya infeksi sinus, alergi, polip hidung, dan sebagai.

Bagaimana cara menyembuhkannya?

1. Membilas hidung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada beberapa cara yang diajarkan. Pertama adalah membilas bagian dalam hidung menggunakan larutan air asin. 

Cara ini akan efektif jika penyebab anosmia adalah infeksi atau alergi.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  • rebus 1 liter air, biarkan hingga dingin;
  • campurkan 1sdt garam dan 1sdt soda kue ke dalam air;
  • cuci bersih tangan Anda;
  • berdirilah di atas wastafel, di kamar mandi, atau tempat lain;
  • tuangkan ssedikit larutan tadi ke telapak tangan;
  • hidup sebagian larutan ke 1 lubang hidung dan biarkan keluar kembali, untuk memudahkan maka Anda bisa menutup satu lubang hidung yang lain dengan jari;
  • ulangi langkah-langkah di atas untuk mengetahui apakah bekerja efektif pada Anda atau tidak.

Untuk diketahui, tidak semua larutan yang Anda buat tadi harus habis dalam sekali terapi. Jumlah air 1 liter hanya untuk memudahkan hitungan atau takaran saja.

Jika Anda ingin melakukannya esok hari, buatlah larutan yang baru, tidak disarankan menggunakan larutan sisa kemarin.

Atau, jika Anda tidak memiliki waktu untuk membuat larutan ini, Anda bisa pergi ke apotek dan membeli produk untuk membuat larutan air asin di rumah, juga alat untuk membantu membilas hidung.

2. Terapi dengan bau-bauan

Cara kedua adalah dengan melatih indra penciuman Anda menggunakan sejumlah bau-bauan yang menyengat.

Berdasarkan informasi di laman badan amal terdaftar di Inggris untuk anosmia dan gangguan penciuman, Abscent, bau-bauan esensial yang direkomendasikan adalah terdiri dari 4 jenis: mawar, lemon, cengkeh, dan kayu putih.

Namun, bisa juga jika Anda ingin menggunakan bau-bauan lain sesuai dengan preferensi.

Sebelum memulai terapi ini, ada baiknya Anda mencatat kemampuan indra penciuman Anda saat ini, dan terus mencatatnya jika terjadi perkembangan tertentu, sehingga setelah beberapa waktu melakukan terapi ini, Anda dapat mengetahui progres apa saja yang sudah Anda alami.

Setelah Anda memiliki 4 bau-bauan menyengat yang dibutuhkan, maka terapi siap dimulai. Ikuti langkah berikut:

  • duduk di tempat yang tenang
  • buka botol wewangian yang Anda siapkan, letakkan di dekat hidung;
  • hirup secara lembut selama 20 detik untuk masing-masing bau;
  • konsentrasi penuh akan apa yang Anda lakukan. Jika bau lemon yang tengah Anda hirup, fokuslah pada lemon, bagaimana bau dan rasa lemon yang Anda kenal sebelumnya, fokus;
  • beri jeda beberapa tarikan napas, lanjutkan pada bau-bauan selanjutnya.

Namun, Abscent menekankan terapi ini membutuhkan waktu yang cukup panjang dan bukan pengobatan instan yang hasilnya akan langsung nampak dalam sekali percobaan.


KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Infografik: Apa Itu Anosmia?

#Terapi #Sederhana #untuk #Pulihkan #Anosmia #akibat #Covid19 #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts