Darurat Covid-19, Tokyo 2020 Jalin Kerja Sama dengan Pemerintah Jepang Siapkan Olimpiade Tokyo

  • Whatsapp

TOKYO, KOMPAS.com – Tokyo 2020, penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik Tokyo kian menjali kerja sama erat dengan pemerintah Jepang dan para pemangku kepentingan lainnya.

Read More

“Kerja sama ini untuk menyiapkan Olimpiade Tokyo 2020 sehat dan aman,” kata pernyataan Tokyo 2020, kemarin.

Tokyo 2020 berkolaborasi dengan pemerintah Jepang dalam hal ini Perdana Menteri Yoshihide Suga, juga dengan Gubernur Tokyo Yuriko Koike, Komite Olimpiade Internasional (IOC), Komite Olimpiade Tokyo (JOC), dan Komite Paralimpik Tokyo.

YouTube Jerome Polin Jerome Polin Sijabat mencoba seragam dan perlengkapan untuk relawan Olimpiade Tokyo yang akan digelar pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Kurang dari tiga pekan dari pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, Jepang memasuki gelombang keempat pandemi Covid-19.

Alhasil, masa darurat Covid-19, khususnya di Tokyo yang berakhir pada 11 Juli 2021, diperpanjang hingga 22 Agustus 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang-orang memakai masker pada 27 Juni 2021 berjalan melewati spanduk iklan Olimpiade Tokyo 2020, yang telah ditunda hingga 2021 karena pandemi Covid-19 di Tokyo, Jepang.ANTARA FOTO/REUTERS/FABRIZIO BENSCH/aww Orang-orang memakai masker pada 27 Juni 2021 berjalan melewati spanduk iklan Olimpiade Tokyo 2020, yang telah ditunda hingga 2021 karena pandemi Covid-19 di Tokyo, Jepang.

Olimpiade Tokyo yang akan dimulai pada 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus tahun ini berlangsung di Tokyo dan sembilan profektur.

Dua prefektur penyangga Kota Metropolitan Tokyo yakni Chiba dan Saitama juga menjadi wilayah penyelenggara Olimpiade Tokyo.

Tercatat selain Tokyo, ada sembilan prefektur yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Prefektur Chiba, Saitama, Kanagawa, dan Osaka masuk dalam tuan rumah penyelenggara.

Lantas, prefektur Hokkaido, Aichi, Kyoto, Hyogo, dan Fukuoka juga menjadi prefektur penyelenggara pertandingan Olimpiade Tokyo.

Sementara itu, CEO Tokyo 2020 Seiko Hashimoto sudah menginformasikan keputusan sebelumnya bahwa laga-laga yang dimulai pada pukul 09.00 malam, dilaksanakan tanpa kehadiran penonton langsung.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik Tokyo, Tokyo 2020, awalnya juga sudah bersepakat dengan pemerintah Jepang, pemerintah Kota Tokyo, Komite Olimpiade Internasional (IOC), Komite Olimpiade Jepang (JOC), dan Komite Paralimpik Tokyo sudah bersepakat bahwa jumlah penonton hadir di laga pertandingan adalah maksimal 5.000 orang.

Angka ini susut dari kebijakan semula yakni 10.000 penonton.

Ilustrasi vaksin Covid-19Shutterstock/myboys.me Ilustrasi vaksin Covid-19

Besar kemungkinan, pada pelaksanaan nanti, Olimpiade dan Paralimpik Tokyo betul-betul digelar total tanpa kehadiran penonton.

Kerja sama

Data terkini pemerintah Kota Tokyo menunjukkan, pada Rabu (7/7/2021), ada 920 kasus virus corona baru.

Angka ini, sementara waktu, menjadi puncak dari pertambahan jumlah kasus pandemi Covid-19 pada gelombang keempat pandemi.

Dua pekan lalu, pertambahan kasus baru menyentuh angka 660 dari posisi awal 500 kasus pada pertengahan Juni 2021.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Olimpiade Tokyo pun akan berlangsung dalam kondisi darurat Covid-19 di berbagai kota maupun prefektur penyelenggara pertandingan.

Tak hanya di Jepang, khususnya Tokyo, kerja sama penanggulangan pandemi Covid-19 terjadi juga di negara lain, termasuk Indonesia.

Dalam informasi terkini pada Kamis (8/7/2021), perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres menginformasikan bahwa melalui program SiCepat Peduli sudah mengalokasikan dana senilai Rp 10 miliar.

Melalui program SiCepat Peduli, perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres, pada Juli 2021, mengalokasikan dana senilai Rp 10 miliar untuk membantu Pemerintah Indonesia menanggulangi pandemi Covid-19 berupa antara lain fasilitas 1.011 tempat tidur untuk isolasi di Rumah Susun Nagrak (Jakarta Utara) dan Rumah Susun Pasar Rumput (Jakarta Selatan), serta kolaborasi di platform digital Telemedicine.SiCepat Ekspres Melalui program SiCepat Peduli, perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres, pada Juli 2021, mengalokasikan dana senilai Rp 10 miliar untuk membantu Pemerintah Indonesia menanggulangi pandemi Covid-19 berupa antara lain fasilitas 1.011 tempat tidur untuk isolasi di Rumah Susun Nagrak (Jakarta Utara) dan Rumah Susun Pasar Rumput (Jakarta Selatan), serta kolaborasi di platform digital Telemedicine.

“Kami membantu pemerintah untuk penanggulangan Covid-19,” kata CEO SiCepat Ekspres The Kim Hai.

Bantuan 1.011 tempat tidur senilai Rp 1 miliar sudah tersalur untuk fasilitas isolasi bagi para pasien Covid-19 di Rumah Susun Nagrak di Jakarta Utara dan Rumah Susun Pasar Rumput di Jakarta Selatan.

Info terkini menunjukkan bahwa Tower 1 di Pasar Rumput siap dipakai hari ini.

Tower 1 ini berisi 2.060 tempat tidur.

Dua karyawan berjalan di kompleks Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta, Kamis (24/6/2021). Pemerintah menyiapkan Rusun tersebut sebagai alternatif tempat isolasi mandiri bagi pasien COVID-19 kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan mengoperasikan 600 unit kamar di lantai empat hingga lantai 25 pada tahap pertama yang rencananya beroperasi dalam sepekan atau 10 hari mendatang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa. 

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA Dua karyawan berjalan di kompleks Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta, Kamis (24/6/2021). Pemerintah menyiapkan Rusun tersebut sebagai alternatif tempat isolasi mandiri bagi pasien COVID-19 kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan mengoperasikan 600 unit kamar di lantai empat hingga lantai 25 pada tahap pertama yang rencananya beroperasi dalam sepekan atau 10 hari mendatang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

Sementara, Tower 2 dan 3 akan siap digunakan pada dua atau tiiga hari ke depan.

Dengan demikian, kapasitas total tempat tidur mencapai 5.950 unit.

The Kim Hai menambahkan pihaknya juga akan mendonasikan dana senilai Rp 1 miliar untuk pemenuhan kebutuhan ekstensi pada 31 rumah sakit di Jakarta.

“Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan platform digital Telemedicine,” imbuh The Kim Hai.

Ilustrasi vaksinasi covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi vaksinasi covid-19.

The Kim Hai menerangkan bahwa kerja sama di atas untuk medukung distribusi obat dan vitamin bagi para pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Di lapangan, kerja sama ini terwujud melalui SiCepat Ekspres akan mengambil obat dan atau vitamin dari Apotek Kimia Farma.

“Kami mengirimkan ke alamat pasien secara gratis,” terang The Kim Hai.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

Sementara, hal yang sama juga menjadi bentuk kerja sama SiCepat Ekspres dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kerja sama ini terwujud dalam fitur Isolasi Mandiri bernama Pikobar.

Platform ini adalah karya Clodeo.

Ilustrasi social distancingSHUTTERSTOCK Ilustrasi social distancing

“Kami bekerja sama dengan platform Logitek Digital Nusantara (LDN) memberikan gratis ongkos pengiriman bagi pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah,” pungkas The Kim Hai.

#Darurat #Covid19 #Tokyo #Jalin #Kerja #Sama #dengan #Pemerintah #Jepang #Siapkan #Olimpiade #Tokyo #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts