Pasien di RS Wisma Atlet Bertambah 141 Orang, Totalnya Kini 7.903

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta kembali mengalami peningkatan seiring dengan lonjakan kasus di Ibu Kota.

Data hari Kamis (15/7/2021) pukul 08.00 WIB, tercatat pasien rawat inap di kelima tower Wisma Atlet berjumlah 7.903 orang. Ada penambahan jumlah pasien dibandingkan data kemarin.

“Jumlahnya bertambah 141 orang, semula 7.762,” kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, Kamis pagi.

Aris mengatakan, penambahan terjadi di tower 4, 5, 6 dan 7 RS Wisma Atlet Kemayoran yang diperuntukkan untuk pasien bergejala ringan hingga berat.

Semula ada 6.118 pasien yang dirawat di keempat tower itu, namun jumlahnya kini menjadi 6.254.

“Bertambah 136 pasien dibandingkan kemarin,” kata Aris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peningkatan juga terjadi di tower 8 Wisma Atlet Pademangan, yang diperuntukkan untuk orang tanpa gejala. Jumlah pasien yang menjalani isolasi di tower itu bertambah 5 orang.

“Dari semula 1.644 menjadi 1.649 orang,” kata Aris.

Jumlah pasien meninggal

Data yang sama juga menunjukkan masih ada penambahan pasien meninggal dunia di RS Wisma Atlet.

Data pada Rabu kemarin pukul 08.00, jumlah pasien yang meninggal di RS Wisma Atlet sejak awal pandemi tercatat berjumlah 387 orang. Namun per Kamis pagi ini, jumlah pasien yang meninggal dunia mencapai 405 orang.

Artinya ada 18 pasien di RS Wisma Atlet meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Humas RS Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego MS mengakui ada kenaikan jumlah pasien meninggal dalam beberapa waktu terakhir.

Ini disebabkan karena RS Wisma Atlet tak hanya menerima pasien gejala ringan dan sedang, namun juga gejala berat.

“Jumlah pasien yang gejala beratnya meningkat, otomatis kematiannya jadi lebih tinggi,” kata Mintoro.

Menurut Mintoro, kondisi ini sudah terjadi sejak adanya lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya . Penuhnya rumah sakit rujukan Covid-19 membuat RS Wisma Atlet harus ikut merawat pasien gejala berat.

Padahal, sejak awal RS Wisma Atlet didesain untuk menampung pasien gejala ringan dan sedang.

Meski demikian, Mintoro memastikan pasien yang meninggal itu karena kondisinya yang sudah kritis. Bukan karena masalah fasilitas seperti ketersediaan oksigen dan lainnya.

#Pasien #Wisma #Atlet #Bertambah #Orang #Totalnya #Kini #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts