2 Pendahulu Kaisar Naruhito Membuka Olimpiade di Jepang

  • Whatsapp

TOKYO, KOMPAS.com – Dua kaisar pendahulu Kaisar Naruhito yakni Akihito dan Hirohito, membuka seluruh perhelatan Olimpiade di Jepang.

Read More

Kaisar Naruhito, kini berusia 61 tahun, mendapat Mahkota Bunga Krisan pada 1 Mei 2019.

Hingga kini, Kaisar Naruhito dianggap menjadi patron atau contoh baik Olimpiade dan Paralimpik.

Kaisar Naruhito adalah kaisar ketiga yang memperoleh penghargaan Olimpiade itu.

Namun demikian, Naruhito adalah kaisar pertama yang mendapat penghargaan untuk dua penyelenggara sekaligus yakni Olimpiade dan Paralimpik.

Kaisar Hirohito (United States Library of Congress’s Prints and Photographs via Wikipedia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung mulai 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.

Sementara, Paralimpik Tokyo 2020 akan dimulai pada 24 Agustus 2021 hingga 5 September 2021.

Ayah Kaisar Naruhito, Kaisar Akihito mendeklarasikan pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Nagano pada 1998.

Sementara Sang Kakek, Kaisar Hirohito memproklamasikan pembukaan Olimpiade Tokyo 1964.

Miraitowa, maskot Olimpiade Tokyo 2020, memegang obor Olimpiade dalam upacara yang menandai satu tahun sebelum dimulainya Olimpiade di Tokyo pada 24 Juli 2019.BEHROUZ MEHRI Miraitowa, maskot Olimpiade Tokyo 2020, memegang obor Olimpiade dalam upacara yang menandai satu tahun sebelum dimulainya Olimpiade di Tokyo pada 24 Juli 2019.

Kaisar Hirohito juga membuka Olimpiade Musim Dingin Sapporo pada 1972.

Sementara itu, keluarga kekaisaran Jepang tidak akan menyaksikan langsung di stadion laga-laga Olimpiade Tokyo 2020.

Pasalnya, Olimpiade Tokyo 2020 berjalan tanpa ada kehadiran penonton.

Jika nanti membuka Olimpiade Tokyo 2020, Kaisar Naruhito yang kini berkuasa di Jepang akan mempunyai dua kesempatan.

Kaisar Jepang Naruhito menghadiri sebuah ritual yang disebut Kenji-to-Shokei-no-gi, sebuah prosesi untuk menerima warisan benda pusaka and segel kekaisaran. Ritual ini digelar di Istana Kekaisaran Tokyo, Rabu (1/5/2019). REUTERS/HANDOUT Kaisar Jepang Naruhito menghadiri sebuah ritual yang disebut Kenji-to-Shokei-no-gi, sebuah prosesi untuk menerima warisan benda pusaka and segel kekaisaran. Ritual ini digelar di Istana Kekaisaran Tokyo, Rabu (1/5/2019).

Kesempatan itu berbentuk penghargaan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Dua penghargaan itu adalah membuka Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpik Tokyo 2020.

Sementara, tinggal sepekan lagi pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 pada Jumat (23/7/2021), Jepang menanti restu Kaisar Naruhito untuk perhelatan tersebut.

Turis di area penyelenggaraan Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Turis di area penyelenggaraan Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo.

“Kaisar tampaknya akan hadir pada pembukaan Olimpiade Tokyo 2020,” kata sumber yang tidak menyebutkan namanya pada Jumat (16/7/2021).

Sumber itu juga menyebutkan bahwa Naruhito akan menyatakan bahwa Olimpiade Tokyo 2020 resmi dibuka pada kesempatan tersebut.

Pada kesempatan Olimpiade Tokyo 2020, terang sumber itu, Kaisar Naruhito juga akan menerima tamu-tamu negara di Istana Kerajaan.

Pemandangan umum ini menunjukkan pintu masuk ke Village Plaza (kiri) dengan bangunan di Olympic Village (kanan) di seberangnya, selama tur media Village Plaza dan Olympic Village untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo pada 20 Juni 2021 .BEHROUZ MEHRI Pemandangan umum ini menunjukkan pintu masuk ke Village Plaza (kiri) dengan bangunan di Olympic Village (kanan) di seberangnya, selama tur media Village Plaza dan Olympic Village untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo pada 20 Juni 2021 .

Darurat

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Kota Tokyo memasuki keempat kalinya berstatus darurat Covid-19 mulai Senin (12/7/2021).

“Penetapan ini merupakan upaya mencegah meluasnya pandemi Covid-19,” kata Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengingatkan warga Jepang dalam pernyataan resminya, hari ini.

Status keempat itu mempunyai masa berlaku hingga Minggu (22/8/2021).

Status ini merupakan perpanjangan dari status ketiga yang habis masa berlakunya pada Minggu (11/7/2021).

Ilustrasi social distancing, jarak sosialShutterstock Ilustrasi social distancing, jarak sosial

Sama seperti pada status darurat Covid-19 sebelumnya, kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat juga berlangsung.

Selain perpanjangan status kondisi darurat Covid-19 untuk Tokyo dan Okinawa, pada empat prefektur yakni Chiba, Saitama, Kanagawa, dan Osaka, juga terkena kebijakan ini.

“Kebijakan pada keempat prefektur tersebut diperpanjang hingga Minggu (22/8/2021),” kata Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Ilustrasi vaksin Pfizer akhirnya kantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Efikasi vaksin Comirnaty ini capai 100 persen pada anak usia 12 tahun. Vaksin mRNA ini harus disimpan pada suhu minus 90 derajat Celsius.SHUTTERSTOCK/Daniel Chetroni Ilustrasi vaksin Pfizer akhirnya kantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Efikasi vaksin Comirnaty ini capai 100 persen pada anak usia 12 tahun. Vaksin mRNA ini harus disimpan pada suhu minus 90 derajat Celsius.

Kebijakan ini sudah barang tentu membuat perhelatan Olimpiade Tokyo terkena dampaknya.

Pekan lalu, kebijakan bahwa Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung tanpa kehadiran penonton sudah diputuskan oleh para pemangku kepentingan antara lain pemerintah Jepang, Tokyo 2020, Komite Olimpiade Jepang (JOC), dan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

“Olimpiade Tokyo 2020 digelar tanpa penonton,” kata CEO penyelenggara, Tokyo 2020, Seiko Hashimoto.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Sementara itu, status kondisi darurat Covid-19 yang habis masa berlakunya pada Minggu (11/7/2021) malam adalah Hokkaido, Aichi, Kyoto, Hyogo, dan Fukuoka.

Pada seluruh prefektur berstatus darurat Covid-19, pembatasan dilakukan pada, antara lain, tempat makan umum.

“Harus tutup pada pukul 08.00 malam,” kata Yoshihide Suga.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Di Tokyo, lokasi komersial pun mesti tutup pukul 08.00 malam.

Secara prinsip, sementara itu, pada kondisi darurat Covid-19, pemerintah melarang pelayanan penjualan minuman beralkohol.

Namun demikian, aturan ini mendapat keringanan.

“Penjualan minuman beralkohol diperkenankan hingga pukul 07.00 malam,” kata pernyataan pemerintah-pemerintah prefektur.

Japan National Stadium, akan digunakan untuk upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 21 yang akan berlangsung pada  Jumat (23/7/2021). 
Dezeen Japan National Stadium, akan digunakan untuk upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 21 yang akan berlangsung pada Jumat (23/7/2021).

Menurut catatan, PM Yoshihide Suga menerapkan status darurat Covid-19 kali pertama untuk Tokyo pada April 2020.

Lantas, kebijakan itu berulang lagi pada Januari 2021.

Untuk kali ketiga, status sama berlaku pada Juni 2021.

Kini, untuk kali keempat, status itu mengalami perpanjangan hingga Agustus 2021.

Catatan terkini menunjukkan bahwa di Tokyo, jumlah kasus baru Covid-19 akan mengalami kenaikan hingga 1.000 kasus sampai dengan akhir Juli 2021.

Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.REUTERS via ABC INDONESIA Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.

Menurut prediksi Profesor Yuki Furuse, besar kemungkinan, kasus baru juga akan melonjak jumlahnya hingga 2.000 pada Agustus akhir.

Yuki Furuse adalah profesor dari Universitas Kyoto yang menjadi ahli bagi pemerintah Jepang dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

#Pendahulu #Kaisar #Naruhito #Membuka #Olimpiade #Jepang #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts