Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Ketiga Akan Terdampak Varian Delta

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga 2021 akan terdampak varian delta virus corona.

Read More

Varian tersebut memicu naiknya kasus aktif Covid-19 hingga mencapai lebih dari 500.000 kasus pada kuartal ketiga ini.

“Kita melihat di kuartal ketiga, ini sebagai akibat merebaknya varian delta, kita lihat tingkat kasus aktif di kuartal ketiga ini naik di atas 500.000,” ujar Airlangga dalam konferensi pers daring yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (5/8/2021).

“Sehingga tentu di kuartal ketiga ini, kita lihat pertumbuhan ekonomi akan terdampak,” kata dia.

Hal itu menurut Airlangga bukan tanpa alasan. Sebab, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,07 persen di kuartal kedua 2021 bisa terjadi saat kasus aktif saat itu berada di bawah 100.000 kasus.

“Kalau kita lihat berdasarkan pengalaman di kuartal kedua, kasus aktif di bawah 100.000 maka pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh di angka 7,07 persen,” ujar Airlangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Diharapkan angka di atas 500.000 ini dengan berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah, bisa ditekan kembali dan pemerintah menargetkan angka kasus aktif ini bisa ditekan di bawah 100.000 diharap bisa masuk di kuartal keempat,” kata dia.

Dengan demikian, ia berharap nantinya posivity rate akan turun dan kasus aktif Covid-19 pun bisa turun.

“Kita masih bisa berharap perekonomian bisa digenjot agar (kondisinya) positif kembali,” ujar Airlangga.

Dia mengatakan, pemerintah saat ini masih melihat kapan mobilitas masyarakat bisa kembali didorong.

Menurut dia, pada Agustus ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih terus dilakukan.

“Kuartal ketiga kita masih melihat kapan kita bisa mendorong kegiatan mobilitas masyarakat. Marena Agustus ini kita masih terus menerapkan PPKM yang menekan mobilitas,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2021 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian ini menjadi titik balik setelah di kuartal sebelumnya masih mencatat kontraksi -0,74 persen.

Dengan capaian tersebut, ekonomi Indonesia akhirnya mampu kembali ke zona positif, setelah mengalami kontraksi 4 kali berturut-turut sejak kuartal II 2020. Kala itu di kuartal II 2021, ekonomi RI -5,32 persen.

#Airlangga #Pertumbuhan #Ekonomi #Kuartal #Ketiga #Akan #Terdampak #Varian #Delta #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts