Pelatih Persib Bicara soal Peta Persaingan di Liga 1 2021

  • Whatsapp

BANDUNG, KOMPAS.com – Persib Bandung memasang target juara dalam kiprahnya di Liga 1 2021.

Read More

Juara Liga 1 2021 menjadi sebuah target yang realistis dan memang sudah seharusnya dipatok Persib sebagai salah satu tim besar dan sarat prestasi di Indonesia.

Selain itu, menatap kompetisi musim ini, Maung Bandung – julukan Persib – juga dimodali kedalaman skuad yang mumpuni.

Komposisi pemain dalam skuad Persib pun banyak dihuni oleh pemain berkualitas.

Oleh karena itu, wajar bila Persib dianggap sebagai penantang gelar paling potensial di Liga 1 2021.

Meski begitu, langkah Persib untuk bisa meraih gelar juara kompetisi dipastikan tidak akan berjalan mudah. Ada banyak kompetitor yang siap menjegal ambisi Maung Bandung.

Berbicara soal peta persaingan di kompetisi musim ini, Robert Rene Alberts angkat bicara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelatih kepala Persib itu mengakui, agak sulit untuk menentukan kesebelasan mana yang berpotensi menjadi pesaing terberat Persib.

Hanya, sejumlah kesebelasan, seperti Bali United, Bhayangkara FC, hingga Persija Jakarta dianggap Alberts masih menjadi pesaing terberat Persib.

“Untuk saingan terberat, sulit untuk menentukannya. Tapi jika melihat dari kekuatannya tentu harus melihat Bali karena mereka mempunyai kualitas,” kata Alberts kepada wartawan, Minggu (15/8/2021).

“Lalu ada Bhayangkara yang sepertinya menjadi tim yang lebih mahal dari Persib jika melihat materi pemainnya, ada banyak pemain bagus. Lalu Persija selalu menjadi tim berbahaya,” imbuh dia.

Selain itu, Alberts juga mewaspadai Arema FC, Persipura Jayapura, hingga Borneo FC. Menurutnya, ketiga kesebelasan tersebut punya potensi besar untuk menyulitkan Persib.

Apalagi, Persipura yang dianggap Robert Alberts sebagai tim solid.

“Lalu banyak juga tim yang tiba-tiba bisa mengancam seperti Arema, Borneo juga tentunya karena mereka banyak melakukan investasi. Lalu, Persipura selalu menjadi tim yang solid,” ujar Alberts.

Meski begitu, Alberts menegaskan, prediksinya bisa saja salah lantaran peta persaingan di Liga 1 2021 memang sulit ditebak.

Sebab, kompetisi digelar dalam situasi luar biasa akibat pandemi Covid-19.

Sebagian besar kontestan menatap Liga 1 2021 dengan persiapan yang minim.

Selain itu, ada sejumlah kondisi dan situasi berbeda yang akan dirasakan setiap kesebelasan.

Situasi berbeda itu mulai dari pertandingan yang digelar tanpa penonton serta tidak ada satupun kesebelasan akan melakoni pertandingan di kandang sendiri.

“Tentunya kami harus mampu mengatasi faktor itu untuk musim ini, kami bermain tanpa bobotoh tapi kami masih tetap bermain untuk Bobotoh karena tahu mereka tetap berada di sana,” ungkap Alberts.

“Ada banyak faktor yang mempengaruhi musim ini dan kami harus bersiap menghadapi hal buruk supaya bisa beradaptasi dan mengatasi itu,” ucap pelatih 66 tahun itu.

“Salah satunya dengan menambah kedalaman skuad dan tim kami musim ini punya kedalaman skuad yang bagus,” kata dia lagi.

Dalam waktu dekat, Alberts akan mengumpulkan seluruh pemain dan staf tim Persib untuk duduk bersama guna menyatukan visi, misi, dan tujuan di kompetisi musim ini.

Alberts mengatakan, kegiatan tersebut harus digelar dengan tujuan membakar semangat dan motivasi pemain untuk membawa Persib meraih gelar juara di kompetisi musim ini.

“Saya rasa kami akan duduk bersama dalam waktu dekat saat pemain berada di Bandung dan berlatih bersama. Dan saat kami akan berbicara bahwa target musim ini harus tinggi,” tutur Alberts.

“Kami harus menjadi tim terbaik di Indonesia. Untuk bagaimana mewujudkan itu, kami akan berdiskusi, baik pemain dan tim pelatih dan juga pihak manajemen, sehingga ada motivasi kepada pemain supaya menjadi tim terbaik,” tutur pelatih Persib itu menambahkan.

#Pelatih #Persib #Bicara #soal #Peta #Persaingan #Liga #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts