Wali Kota Tangerang Keluhkan Proses Input Data Vaksinasi Covid-19 ke P-Care

  • Whatsapp

TANGERANG, KOMPAS.com – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengeluhkan soal proses memasukkan data peserta vaksinasi Covid-19 ke aplikasi Primary Care (P-Care) milik BPJS Kesehatan.

Read More

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) diwajibkan untuk menginput data para peserta vaksin ke aplikasi P-Care.

Arief memperasalahkan soal aplikasi P-Care yang tidak terintegrasi dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Dengan demikian, kata dia, staf Pemkot Tangerang harus memasukkan data lengkap setiap peserta vaksin mulai dari nama hingga alamat ke aplikasi itu.

“P-Care enggak nge-link sama SIAK. Jadi kalau input data di P-Care, enggak bisa manggil (menggunakan) data SIAK. Harus input nama, alamat, wah itu pekerjaan,” papar Arief melalui sambungan telepon, Minggu (15/8/2021).

Menurutnya, integrasi data antar instansi pemerintah atau aplikasi pemerintah merupakan hal yang harus dikedepankan saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, berdasarkan keinginan Pemerintah Pusat yang mewajibkan seluruh aktivitas berbasis syarat vaksinasi, seharusnya integrasi data dapat dilakukan.

“Pemerintah Pusat kan penginnya setiap kegiatan masyarakat berbasis vaksin,” ucap Arief.

“Mal harus tunjukin vaksin, sekolah tunjukin vaksin. Ini makanya, kita petugas di daerah, terkendala nginputnya, agak merepotkan,” tambah dia.

Adapun Pemkot mengerahkan total 60 pegawai untuk menginput data peserta vaksin ke aplikasi P-Care setiap harinya.

Kata Arief, jika ada simplifikasi atau integrasi data, pihaknya dapat mengerahkan 60 pegawai itu untuk hal lainnya.

“Yang input temen-temen ada 60, yang diinput 20.000 data. Kalau bisa di-bridging, bisa menghemat 60 orang dan bisa ngerjain yang lain,” papar politikus Demokrat tersebut.

Arief menambahkan, pihaknya meminta agar P-Care dapat terintegrasi dengan SIAK juga untuk perpecatan capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Tangereng.

“Ini kan gimana caranya agar proses vaksinasi bisa lebih cepat lagi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dia menyatakan, Pemkot hendak mengirim surat kepada BPJS Kesehatan serta Kementerian Kesehatan berkait proses pemasukan data tersebut.

Sebagai informasi, ada sebanyak 688.389 orang di kota itu yang telah menerima vaksinasi Covid-19 per 12 Agustus 2021.

Dari jumlah tersebut, sekitar 372.604 di antaranya telah menerima vaksin dosis kedua dan 5.710 orang telah menerima vaksin ketiga.

Sementara itu, total target vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang sendiri ada sebanyak 1.479.301.

#Wali #Kota #Tangerang #Keluhkan #Proses #Input #Data #Vaksinasi #Covid19 #PCare #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts