Lengkap, Cara Buka Rekening Saham dan Dokumen yang Harus Disiapkan

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang saat ini sedang naik daun.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan SID investor di pasar modal Indonesia hingga 30 Juli 2021 mencapai 5,82 jut. Jumlah tersebut naik 50 persen bila dibandingkan dengan akhir tahun lalu yang mencapai 3,88 juta.

Untuk bisa membeli saham, calon investor terlebih dahulu harus memiliki rekening saham.
Rekening saham adalah jenis rekening yang dibutuhkan bagi investor untuk bisa melakukan kegiatan jual-beli saham.

Namun sebelumnya, ada beberapa persyaratan dokumen yang harus dipenuhi untuk membuka rekening saham.

Berikut adalah syarat buka rekening saham seperti dikutip Kompas.com dari sikapiuangmu.ojk.go.id:

  1. ID Card – KTP/KITAS/Passport merupakan syarat wajib buat kalian yang ingin membuka rekening saham. Buat Warga Negara Indonesia (WNI), maka syarat wajib yang diperlukan adalah KTP yang tidak bisa digantikan dengan SIM atau Passport.
  2. NPWP – atau Nomor Peserta Wajib Pajak juga menjadi syarat wajib saat pembukaan rekening efek.
  3. Buku Tabungan – cover buku tabungan akan memudahkan pihak sekuritas memeriksa rekening bank nasabah dan rekening inilah yang jadi bank penampungan tiap kali melakukan penarikan dana, Sobat Sikapi! Kalian juga bisa loh mengintegrasikan rekening bank kamu menjadi RDI dengan berkonsultasi pada broker.
  4. Nomor Identitas Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) – persyaratan ini hanya berlaku kalau kamu sudah memiliki rekening saham sebelumnya.
  5. Fotokopi KTP dan NPWP Suami serta Fotokopi Kartu Keluarga – perlu disertakan bila pekerjaan kamu sudah menjadi Ibu Rumah Tangga.
  6. Meterai. Nah, diperlukan sekitar 2-8 meterai yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah selanjutnya, investor akan diminta untuk menentukan sekuritas.

Sekuritas atau juga kerap disebut broker adalah perusahaan yang aktivitas utamanya melakukan jual beli efek yang tercatat di bursa saham dan memiliki izin dan wewenang untuk melakukan transaksi tersebut.

Daftar broker atau sekuritas bisa diakses di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) di link berikut.

Salah satu pertimbangan yang harus dipikirkan ketika akan memilih sekuritas yakni kredibilitas.

Broker atau sekuritas harus merupakan bagian dari anggota bursa dengan memiliki sertifikat Perantara Pedagang Efek (PPE) atau Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) dan tercatat oleh Bursa Efek Indonesia.

Bila Anda sudah mantab dengan sekuritas yang Anda pilih, Anda tinggal mendaftarkan rekening saham melalui seukirtas tersebut.

Berikut adalah cara buka rekening saham:

  1. Isi formulir pembukaan rekening saham yang bisa diunduh online di website sekuritas. Perlu diketahui, ada dua formulir pembukaan rekening saham yang dibedakan dua jenis, yakni rekening saham (untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas dan juga akan digunakan sebagai data yang disampaikan pada KSEI) dan Rekening Dana Investor (RDI) adalah rekening dari dana anda, yang ditempatkan terpisah dari rekening perusahaan efek.
  2. Setelah memilih rekening saham atau RDI, Anda tinggal menyetor deposit awal. Hal ini bisa dilakukan dengan transfer melalui m-banking Anda. Setoran awal ini berbeda-beda tergantung dengan sekuritas yang Anda pilih.
  3. Selanjutnya tinggal menunggu dikirimkannya ID, Password, dan PIN untuk login ke akun saham online kamu dan menerima kartu akses KSEI.
  4. Setelah itu semua, download aplikasi trading yang disediakan oleh broker/sekuritas kamu dan kamu bisa mulai bertransaksi saham.

#Lengkap #Cara #Buka #Rekening #Saham #dan #Dokumen #yang #Harus #Disiapkan #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts