8 Penyebab Anus Gatal, Tak Hanya Cacingan

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Selama ini, banyak orang mengira penyebab anus gatal berasal dari serangan cacing.

Padahal, faktor kebersihan sampai penyakit kulit dapat memicu gatal di bagian anus dan sekitarnya.

Munculnya rasa gatal di anus adalah kondisi yang kerap bikin tak nyaman sekaligus memalukan.

Apabila tidak digaruk, gatal di area sensitif tubuh ini rasanya terasa sangat mengganggu.

Akan tetapi jika digaruk, rasa gatalnya juga tak seketika sembuh, bahkan terkadang bikin ketagihan menggaruk.

Simak penjelasan penyebab anus gatal, cara mengatasi, dan kapan perlu waspada pada masalah kesehatan umum ini.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

8 Penyebab Anus Gatal, Tak Hanya Cacingan

Penyebab anus gatal selain cacingan ternyata bisa berasal dari faktor kebersihan sampai penyakit kulit. Kenali beberapa di antaranya…

Bagikan artikel ini melalui

Melansir Healthdirect, terdapat beberapa penyebab anus gatal, antara lain:

  • Kotoran buang air besar merembes dari anus saat diare, sembelit, sakit perut alergi makanan, dll.
  • Infeksi bakteri atau virus seperti herpes
  • Infeksi cacing kremi
  • Ambeien
  • Keringat berlebih, terutama di area pantat
  • Imbas penyakit seperti diabetes dan hipotiroid
  • Iritasi kulit karena alergi sabun, krim, atau tisu toilet yang mengandung pewangi dan bahan kimia tertentu
  • Penyakit kulit seperti psoriasis

Cara mengatasi anus gatal

Ada beberapa cara mengatasi anus gatal yang bisa dijajal, di antaranya:

  • Kendati terdengar bertentangan, saat anus terasa gatal upayakan jangan digaruk. Pasalnya, menggaruk anus yang gatal justru bikin area pantat semakin gatal
  • Setelah buang air besar, bensihkan anus dengan bola kapas yang sudah dicelupkan ke dalam air hangat. Kemudian, keringkan dengan kain lembut. Hindari menggunakan kertas toilet yang mengandung aroma atau pewangi
  • Jika gatal di anus disebabkan keringat berlebih, coba untuk menyekanya dengan tisu tanpa pewangi atau parfum secara berkala, terutama di siang hari
  • Apabila penyebab anus gatal berasal dari cacingan, minum obat cacing yang dijual bebas di toko obat atau apotek
  • Gunakan pakaian yang longgar, termasuk celana dalam. Pilih jenis kain yang menyerap keringat
  • Hindari makanan yang bisa menyebabkan sembelit atau diare seperti kafein, alkohol, makanan terlalu asam, atau makanan yang terlalu pedas
  • Pakai produk perawatan dan kebersihan khusus untuk kulit sensitif, termasuk untuk sabun sampai tisu toilet tanpa parfum
  • Atur pola makan dengan asupan bergizi lengkap dan seimbang
  • Bangun rutinitas olahraga, setidaknya dua kali seminggu

Kapan perlu ke dokter?

Melansir Mayo Clinic, penyebab anus gatal umumnya berasal dari masalah kesehatan ringan yang tidak memerlukan perawatan medis.

Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika gatal di anus parah atau tak kunjung sembuh, gatal disertai pendarahan di anus atau tinja merembes dari anus, anus terinfeksi kuman, atau Anda tidak mengetahui pasti kenapa anus gatal.

#Penyebab #Anus #Gatal #Tak #Hanya #Cacingan

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts