Haid Pertama pada Remaja Putri, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Perubahan fisik pada masa pubertas perempuan ditandai dengan haid pertama.

Dilansir dari laman resmi American College of Obstetricians and Gynecologists, ketikd memasuki masa pubertas, otak akan memberikan sinyal ke tubuh untuk menghasilkan beberapa jenis hormon reproduksi.

Perubahan hormon ini membuat lapisan rahim menebal dengan darah dan gumpalan darah.

Selain itu, ovarium juga akan melepaskan sel telur. Telur bergerak ke bawah menuju rahim melintasi saluran tuba falopi.

Jika sel telur tidak dibuahi sperma pria, perempuan tidak hamil. Namun, lapisan rahim akan meluruh dan keluar dari tubuh lewat vagina.

Pelepasan lapisan rahim berupa darah dan gumpalan darah inilah yang dikenal dengan haid pertama atau menstruasi pertama.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Haid Pertama pada Remaja Putri, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan

Haid pertama bagi remaja putri adalah sesuatu yang dinanti-nantikan namun penuh kekhawatiran. Perhatikan beberapa hal yang harus dilakukan berikut…

Bagikan artikel ini melalui

Haid pertama pada remaja putri biasanya mulai di usia 12 tahun sampai 13 tahun.

Beberapa perempuan mengalami haid pertama lebih awal atau lebih lambat dari patokan usia tersebut.

Melansir WebMD, berikut penjelasan lebih lanjut apa saja yang harus dilakukan saat haid pertama.

1. Jangan sungkan untuk bicara dengan orang terdekat

Ketika baru mendapati haid pertama, banyak remaja putri khawatir, bingung, atau merasa tidak nyaman. Hal itu wajar.

#Haid #Pertama #pada #Remaja #Putri #Ini #Hal #yang #Harus #Dilakukan

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts