Lidah Pecah

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Lidah pecah dalam istilah medis dikenal sebagai lingua plicata.

Lidah yang normal relatif datar sepanjang panjangnya. Lidah pecah-pecah ditandai dengan retakan yang terlihat menonjol di tengah.

Lidah pecah juga tidak menular dan jinak, hanya saja memengaruhi permukaan atas lidah.

Namun, terkadang dapat terjadi sehubungan dengan sindrom atau kondisi yang mendasarinya, seperti malnutrisi atau down syndrom.

Penyebab

Tidak ada penyebab pasti yang mendasari lidah pecah. Kondisi ini bisa disebabkan karena hubungan genetik.

Selain itu, publikasi studi tahun 2016 oleh PubMed memaparkan adanya hubungan antara lidah pecah dan kebiasaan merokok.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Lidah Pecah

Lidah pecah merupakan kondisi yang tidak berbahaya dan tidak menular.

Bagikan artikel ini melalui

Lidah pecah juga bisa disebabkan karena:

  • Kekurangan vitamin
  • Lidah geografis, yang menyebabkan tambalan halus dan sering terangkat terbentuk di lidah
  • Psoriasis
  • Sindrom Sjogren, gangguan kekebalan tubuh
  • Sindrom Cowden, yang menyebabkan pembentukan tumor non-kanker
  • Akromegali, gangguan hormonal
  • Granulomatosis orofasial, gangguan inflamasi yang langka
  • Down Syndrome
  • Sindrom Melkersson-Rosenthal, kelainan neurologis yang langka

Gejala

Di luar penampilan, lidah pecah-pecah biasanya tidak menimbulkan gejala.

Meskipun orang terkadang mengalami sensasi terbakar, terutama saat mengonsumsi makanan atau minuman asam.

Jumlah dan kedalaman retakan dapat bervariasi. Jika retakannya cukup dalam, lidah akan tampak memiliki bagian yang berbeda.

Pada kasus umum lidah pecah, satu retakan mengalir di tengah lidah.

Jika lidah pecah terjadi karena lidah geografis, gejala seperti rasa sakit yang membakar dan kehilangan rasa dapat terjadi.

Diagnosis

Jika makanan tertinggal pada lidah yang pecah, hal ini dapat menyebabkan bakteri atau ragi berkembang biak, sehingga yang menyebabkan infeksi atau masalah kesehatan mulut lainnya.

Siapa pun dengan lidah pecah yang mengalami gejala masalah kesehatan mulut harus segera mendapat penanganan medis.

Komplikasi

Komplikasi lidah pecah berasal dari bakteri atau jamur, seperti Candida albicans yang berkembang biak di retakan lidah sehingga menyebabkan infeksi.

Dalam kasus infeksi Candida, dokter umumnya akan meresepkan obat antijamur topikal.

Jenis infeksi ini lebih umum pada orang yang juga memiliki lidah geografis dan pada orang yang tidak membersihkan lidahnya.

Perawatan

Lidah pecah-pecah biasanya tidak memerlukan perawatan. Pengidap biasanya tidak memiliki gejala, selain penampilan pada lidah.

Namun, sangat penting untuk menghilangkan sisa makanan yang bisa tersangkut di lekukan lidah.

Melakukannya dapat mencegah infeksi dan masalah dengan kebersihan mulut.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

#Lidah #Pecah

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts