Apakah Ikan Bisa Tenggelam?

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Ikan dan hewan-hewan yang hidup di air sudah barang pasti pintar berenang.  Namun pernah kah mereka sesekali tenggelam?

Read More

Mengingat ikan dan hewan-hewan di dalam air juga memiliki berat tubuh, yang mau tak mau tetap tak bisa melawan gravitasi.

Berbagai penghuni daratan, bisa dipastikan akan tenggelam bila berada di dalam air dan tak bisa berenang. Berdasarkan data dari WHO, sekitar 236.000 orang di dunia tenggelam setiap tahunnya.

Sedangkan penghuni daratan lain, seperti anjing, kucing, gajah, dan burung-burung, juga bisa mengalami kecelakaan di dalam air yang sama, yaitu tenggelam dan mati lemas karena kekurangan oksigen.

Lantas bagaimana dengan hewan yang hidup di air? Apakah mereka juga bisa tenggelam dan lemas karena kekurangan oksigen?

Frances Withrow, ahli biologi kelautan di Oceana, mengatakan bahwa hewan penghuni air pun membutuhkan oksigen untuk hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Hanya saja mereka mengonsumsi oksigen yang larut di dalam air, sedangkan kita mengambil oksigen dari udara bebas,” ujar Withrow.

Ikan-ikan akan bernapas dengan mengambil oksigen yang ada di air yang mengalir di sela-sela insang mereka. Jadi jika insang rusak dan tak ada aliran air yang mengalir di sana, ikan akan kehabisan oksigen. 

Unsplash/Jeremy Bishop Ikan harus terus bergerak agar ada banyak oksigen di sekitar tubuhnya.

Teknik tenggelam pada ikan berbeda dengan manusia. Mereka tak tenggelam kemudian mati lemas, namun lemas karena kekurangan oksigen sehingga tubuhnya akan tenggelam.

“Proses kekurangan oksigen ini bisa membuat ikan mati lemas, persis seperti proses manusia tenggelam yang kehabisan udara dan lemas,” ujar Withrow.

Lantas apa yang bisa membuat insang ikan rusak? Ada berbagai macam faktor, seperti alat pancing, bakteri juga jamur.

Dilansir dari Livescience, bakteri bisa menyerang insang dan membuat insang tak bisa bekerja dengan normal. Imbasnya, tak ada aliran air yang bisa membawa oksigen untuk diambil oleh ikan.

Faktor yang menyebabkan hewan air tenggelam

Agar aliran air ada dan membawa banyak oksigen, beberapa ikan harus terus bergerak. Ketika ikan tertangkap jaring nelayan dan tak bisa bergerak bebas, ikan akan mati lemas meski ia masih berada di dalam air.

Hal ini lantaran insang tak bisa bekerja maksimal, dan tak ada oksigen larut dalam air yang bisa digunakan ikan untuk bertahan hidup.

Perburuan sirip ikan hiu juga bisa menyebabkan hiu mati lemas karena tenggelam. Hiu yang sudah diambil siripnya akan dilempar lagi ke lautan.

Tanpa sirip, hiu tak bisa lagi berenang. Ia akan terus jatuh ke dalam lautan dan tenggelam, hingga ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. 

Hiu akan dimakan predator tanpa bisa melawan, atau ia akan jatuh ke dasar air dan kehabisan oksigen lantas mati.

Lumba-lumba mengambil oksigen dengan naik ke permukaan air.Unsplash/Nick Dunn Lumba-lumba mengambil oksigen dengan naik ke permukaan air.

Binatang laut lain seperti lumba-lumba dan penyu, bertahan hidup dengan mengambil oksigen di udara bebas layaknya manusia.

Mereka akan naik ke permukaan air, dan menghela napas untuk mengambil oksigen.

Ketika mereka terperangkap jaring nelayan atau sampah-sampah plastik, mereka tak bisa naik ke permukaan untuk mengambil oksigen. Imbasnya, mereka juga akan mati lemas layaknya manusia yang tenggelam kekurangan oksigen.

Menurut Withrow, ikan dan hewan air lain juga bisa tenggelam karena kekurangan oksigen. Meski secara teknik, penyebabnya berbeda dengan tenggelamnya penghuni daratan seperti kita, para manusia. 

#Apakah #Ikan #Bisa #Tenggelam

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts