Apa Itu Situs Web dan Berapa Jumlahnya Saat Ini?

  • Whatsapp

KOMPAS.com– Situs internet atau website seperti Kompas.com sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari internet serta kehidupan para penggunanya. Tapi tahukah Anda apa sebenarnya yang disebut sebagai website?

Read More

Sebuah website dapat diakses melalui web browser (Chrome, Firefox, dkk) dengan memasukkan alamat URL website, atau dengan mencarinya di mesin pencarian (Google, Bing, dll) yang ada di laptop maupun ponsel.

Sementara secara teknis, website adalah kumpulan laman yang saling terhubung di internet. Halaman yang ada di dalam website dikenal juga sebagai web page (halaman web) yang berisi informasi atau layanan yang disediakan oleh suatu organisasi atau bisnis.

Salah satu web page yang pasti ditemukan di website adalah homepage (halaman beranda). Sesuai namanya, homepage adalah halaman web pertama yang akan muncul saat pengguna mengunjungi suatu website.

Homepage biasanya berisi keseluruhan informasi terkait website tersebut, termasuk tautan (link) ke web page lainnya. Informasi yang tersaji dalam setiap web page yang ada di satu website bisa beragam bentuknya, seperti teks, gambar, video, audio, hingga animasi.

Nah, setiap web page yang ada di suatu website ini dikelompokkan menjadi satu di bawah nama atau alamat online yang unik dan berbeda dari website lainnya.

Selain memiliki nama yang unik, sebuah website juga memiliki nama domain tertentu yang disesuaikan dengan tujuan pembuatan website tersebut, misalnya untuk pemerintah, edukasi, bisnis, organisasi nirlaba, dan sebagainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini beberapa contoh nama top level domain, sebagaimana dihimpun dari Techopedia:

  • .gov = untuk website lembaga pemerintahan
  • .edu = untuk website lembaga pendidikan
  • .org = untuk website organisasi nonprofit
  • .com = untuk website komersial
  • .info = untuk website berisi informasi
  • .tv = untuk website televisi

Sejauh ini, .com menjadi top level domain paling populer, karena ini digunakan untuk banyak kebutuhan website komersial.

Mulai dari portal media (www.kompas.com, dsb.), situs media sosial (facebook.com, twitter.com, dsb), situs hiburan (www.netflix.com, www.spotify.com, dsb) , mesin pencarian (google.com, bing.com), dan situs komersial lainnya.

Contoh sederhananya, pengguna bisa membaca berita online dengan mengunjungi website

KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi homepage di website kompas.com.

Pengguna tinggal memasukkan URL www.kompas.com di kolom alamat web browser Chrome atau dengan memasukkan kata kunci “kompas.com” di mesin pencarian Google.

Nah, nanti, pengguna akan dibawa ke homepage kompas.com yang mana pengguna bisa meng-klik salah satu berita atau kanal berita lainnya yang ada di homepage tersebut.

Jika memilih mengeklik kanal “Tekno” yang ada di homepage, misalnya, maka pengguna akan dialihkan ke salah satu web page di website kompas.com yang berisi berita-berita soal teknologi.

Pengguna akan dialihkan lagi ke web page lainnya saat mengeklik salah satu berita teknologi di website kompas.com tersebut.

Jumlah website di dunia

Menurut data dari situs Internet Live Stats, ada lebih dari 1,89 miliar website di internet saat ini. Pencapaian 1 miliar situs web pertama kali dicapai pada bulan September 2014. Atau butuh waktu sekitar 24 tahun sejak web pertama kali hadir dalam kehidupan manusia.

Situs web pertama di dunia lahir pada Desember 1990, yakni dengan URL info.cern.ch. Situs tersebut dibuat oleh Tim Berners-Lee, yang tak lain ialah sang pencipta dari World Wide Web (WWW) atau singkatnya Web yang kita kenal hingga saat ini.

Unggahan pertama dalam website pertama di dunia itu didedikasikan untuk menjelaskan proyek World Wide Web.

Pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang hypertext, detail teknis untuk membuat halaman web mereka sendiri, dan bahkan penjelasan tentang cara mencari informasi di Web. Sampai hari ini situs pertama di dunia itu masih bisa dikunjungi di tautan berikut.

Hingga tahun 1991, info.cern.ch adalah satu-satunya situs web di dunia. Selanjutnya, di akhir tahun 1992, jumlah website yang online bertambah hingga 10 buah.

Lalu semenjak Tim merilis sumber kode WWW ke publik pada 1993, internet dan situs web di dalamnya secara bertahap berkembang pesat, hingga seperti saat ini.

Pada tahun 1994, kenaikan jumlah website di internet melejit hingga 2.006 persen, dengan jumlah hampir 3.000 situs web. Salah satu website yang baru lahir di 1994 adalah Yahoo, yang awalnya bernama “Jerry and David’s Guide to the World Wide Web”.

Kemudian, saat mesin pencarian Google lahir pada 1998, ketika itu tercatat sudah ada sekitar 2,4 juta situs web di internet.

Namun menurut laporan terbaru dari situs survei server web, NetCraft, jumlah website yang sampai 1,89 miliar itu tidak seluruhnya aktif. Menurut data NetCraft hanya ada sekitar 201 juta situs yang terpantau aktif perĀ Agustus 2021 ini.

Pertumbuhan jumlah situs web dari tahun 1991 hingga 2021 dapat dilihat melalui infografik dari situs Statista di bawah ini, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (1/10/2021).

Grafik pertumbuhan jumlah website di internet dari tahun 1991 hingga 2021.Statista Grafik pertumbuhan jumlah website di internet dari tahun 1991 hingga 2021.


#Apa #Itu #Situs #Web #dan #Berapa #Jumlahnya #Saat #Ini

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts