Bos BCA Beberkan Strategi Investasi di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi perekonomian masih dibayang-bayangi oleh ketidakpastian, meskipun saat ini kasus positif Covid-19 di Indonesia sedang berada dalam tren penurunan.

Read More

Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Armand Wahyudi Hartono mengatakan, sampai dengan saat ini belum ada yang tahu secara pasti bagaimana prospek perekonomian ke depan.

Oleh karenanya, Armand menyarankan kepada para investor khususnya untuk melakukan diversifikasi pada portofolio investasi yang dimiliki.

 

“Jika Anda seorang investor, bagaimana Anda berinvestasi? Anda akan melakukan diversifikasi. Tidak ada yang tahu secara pasti bagaimana prospek ke depan, sehingga kamu perlu melakukan diversifikasi,” katanya, dalam gelaran Indonesia Knowledge Forum X 2021, dikutip Jumat (8/10/2021).

Menurut putra bungsu dari Robert Budi Hartono itu, diversifikasi merupakan suatu langkah investasi yang sudah seharusnya dilakukan, bukan hanya dalam kondisi pandemi saja.

Pasalnya, model bisnis yang menguasai pasar dunia terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Roda untuk kereta kuda merupakan salah satu bisnis terbesar pada masanya. Ini hancur seketika, setelah Henry Ford dan GM menciptakan mobil,” ujarnya.

“Ini berlangsung terus menerus. Telegram digantikan telepon, digantikan data, ini berlangsung terus menerus,” tambahnya.

Dengan terus berkembangnya model bisnis, diversifikasi menjadi penting bagi para investor agar tidak tertinggal dalam berinvestasi.

 

Selain perlu berinvestasi pada suatu hal yang sudah teruji menghasilkan keuntungan, investor juga perlu menanamkan modalnya pada suatu hal atau perusahaan dengan model bisnis baru dan potensi pertumbuhan besar.

“Anda harus sadar untuk berinvestasi pada sektor baru,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Bos #BCA #Beberkan #Strategi #Investasi #Tengah #Pandemi

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts