Begini Cara Mengurangi Kebiasaan Mendengkur

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Kebiasaan mendengkur menyusahkan orang lain. Teman tidur kitalah yang akan tersiksa dengan kebiasaan kita mendengkur ketika tidur ini.

Level gangguan yang ada tergantung dari intensitas dan volume dengkuran. Ada yang mendengkur dalam suara lirih, ada yang mendengkur dengan suara cukup kencang hingga terdengar hingga dari luar kamar.

Mendengkur sendiri bisa disebabkan oleh hal-hal di luar penyakit berat. Seperti karena hidung tersumbat, sleep apnea, atau karena anatomi hidung dan langit-langit lunak yang berbeda dan menyebabkan aliran udara menjadi tersendat.

Untuk mengurangi kebiasaan mendengkur, inilah 5 perubahan pola hidup yang bisa Anda lakukan:

1. Mengubah posisi tidur

FREEPIK/SENIVPETRO Tidur mendengkur bisa disebabkan banyak faktor, salah satunya salah posisi tidur.

Jika Anda selalu tidur telentang, maka ubahlah posisi tidur menjadi miring ke kanan atau ke kiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena ketika tidur telentang, posisi lidah akan turun atau tertarik ke belakang dan menyumbat aliran udara. Melansir dari sleep.org, hal inilah yang bisa memicu dengkuran. 

Jadi sebelum berangkat tidur, posisikanlah tubuh dalam posisi miring ke kanan atau ke kiri. Untuk menghindari tubuh kembali telentang selama Anda tertidur pulas, Anda bisa memasang pengganjal berupa bantal atau guling di belakang punggung Anda.

2. Kurangi berat badan

Obesitas adalah faktor penyebab Anda memiliki kebiasaan tidur mendengkur. 

Ketika berat badan bertambah, maka akan bertambah pula jaringan tisue yang ada di tenggorokan Anda. Jaringan inilah, yang akan bisa memicu dengkuran.

Jadi terapkan pola makan sehat yang diimbangi dengan olah raga rutin untuk mendapatkan berat badan yang seimbang.

3. Kurangi alkohol

Selain obesitas, pengonsumsian alkohol juga merupakan faktor pemicu Anda bisa tidur mendengkur.

Alkohol mengandung zat sedatif layaknya obat bius yang membuat otot-otot dalam tenggorokan Anda menjadi terlalu lemas dan rileks. Akibatnya, ketika ada aliran udara masuk, dengkuran pun bisa muncul.

Jadi jika ingin menghentikan kebiasaan mendengkur, kurangi pula asupan alkohol Anda di malam hari.

4. Cuci hidung dengan larutan saline 

Ilustrasi inhaler untuk meredakan gejala serangan asma.SHUTTERSTOCK/Antonio Guillem Ilustrasi inhaler untuk meredakan gejala serangan asma.

Hidung tersumbat, baik karena flu atau alergi, adalah penyebab tidur bisa mendengkur.

Ketika hidung tersumbat maka aliran udara tak akan lancar. Udara yang tersendat inilah yang akan mengeluarkan suara dengkuran.

Untuk mengantisipasinya, biasakan mencuci hidung dengan larutan saline setiap kali akan berangkat tidur.

Atau, Anda bisa pula menggunakan semprotan inhaler atau obat dekongestan oral.

5. Tidur awal

Kurang tidur bisa memicu tidur mendengkur. Jadi selalu usahakan tidur awal agar Anda memiliki waktu tidur ideal, yaitu antara 7 hingga 9 jam setiap malam.

Jika setelah melakukan 5 perubahan pola hidup di atas dan dengkuran Anda masih meresahkan lingkungan di sekitar Anda, maka Anda perlu segera berkunjung ke dokter.

Bisa jadi, Anda mengalami gangguan tidur atau sleep apnea yang cukup parah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Begini #Cara #Mengurangi #Kebiasaan #Mendengkur #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts