3 Perbedaan Gagal Napas Akut dan Kronis

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Terdapat dua jenis gagal napas yang perlu diwaspadai, yakni akut dan kronis.

Kedua masalah kesehatan yang membuat tubuh kekurangan oksigen dan kelebihan karbon dioksida ini bisa sama-sama berbahaya apabila tidak segera ditangani dengan tepat.

Untuk memahami perbedaan gagal napas akut dan kronis, simak penjelasan berikut.

Apa itu gagal napas akut dan kronis?

Melansir Sonas Home Health, gagal napas akut adalah kondisi saat tubuh mendadak kekurangan oksigen atau kelebihan karbon dioksida di dalam darah.

Gejala gagal napas akut bisa muncul mendadak dalam hitungan menit atau jam.

Sementara itu, gagal napas kronis adalah kondisi saat tubuh secara bertahap kekurangan oksigen atau kelebihan karbon dioksida di dalam darah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala gagal napas kronis tidak mendadak atau tiba-tiba, tapi muncul selama beberapa hari. 

Gejala gagal napas akut dan kronis

Tanda gagal napas akut tergantung pada akar penyebab masalah kesehatan ini. Umumnya, gejala gagal napas akut antara lain:

  • Gelisah dan cemas
  • Mengantuk terus
  • Pingsan atau hilang kesadaran
  • Napas cepat dan pendek-pendek
  • Detak jantung cepat atau tidak beraturan
  • Banyak berkeringat

Sedangkan gejala gagal napas kronis biasanya tidak terlihat di tahap awal. Masalah kesehatan ini baru disadari ketika kondisinya sudah parah. Gejala gagal napas kronis, antara lain:

  • Sesak napas
  • Batuk berdahak
  • Mengi
  • Kulit, bibir, atau kuku pucat
  • Napas cepat
  • Kelelahan
  • Cemas dan bingung
  • Sakit kepala setiap hari

Apabila tidak segera diobati dan diberikan pertolongan medis tepat, penderita gagal napas bisa mengalami gangguan jantung, tidak bernapas, sampai koma.

#Perbedaan #Gagal #Napas #Akut #dan #Kronis

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts