Mengenal Apa Itu Uang Specimen, dari Tujuan Pembuatan, Series, hingga Bedanya dengan Uang Rupiah

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Uang specimen pecahan 1.0 kembali ramai diperbincangkan di media sosial.

Read More

Dalam video viral yang diungah oleh akun TikTok @Wandyskay, ia menyebut bahwa uang specimen 1.0 tersebut adalah uang pecahan dengan nominal Rp 1 juta.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan menegaskan bahwa tidak ada uang rupiah kertas dengan nominal 1.0 atau Rp 1 juta. Uang kertas nominal tertinggi yang berlaku saat ini adalah Rp 100.000.

“Jadi tidak benar ada pecahan uang kertas Rp 1 juta,” kata dia, mengutip pemberitaan , Jumat (5/11/2021).

Uang dengan angka bertuliskan 1.0 adalah uang specimen atau uang contoh yang diterbitkan Perum Percetakan Uang Indonesia (Peruri).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, uang pecahan 1.0 ini juga sempat viral pada Mei 2021 silam.

Agar tidak mudah terkecoh, mari kenali uang specimen dengan mengetahui pembuatan, series, dan bedanya dengan uang rupiah.

Pengertian uang specimen atau house note

TikTok Di TikTok, viral video soal uang Rp 1.0. Kata Peruri, itu uang specimen alias uang contoh.

Uang specimen disebut juga dengan house note.

Uang ini diterbitkan oleh banknote printer atau perusahaan pencetak uang.

Perusahaan pencetak uang (banknote printers) memang lazim menerbitkan house note masing-masing

Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi mengatakan, uang pecahan 1.0 merupakan uang specimen yang diterbitkan untuk kepentingan internal Peruri.

“Bisa digunakan sebagai marketing tools untuk mempromosikan produk, dalam hal ini uang, yang di dalamnya memuat seluruh fitur sekuriti yang mampu dilakukan oleh Peruri,” kata Adi seperti diberitakan , Selasa (11/5/2021).

Tujuan pembuatan uang specimen

Pembuatan uang specimen ditujukan hanya untuk kepentingan internal Peruri, sebagai alat pemasaran (marketing tools) untuk mempromosikan contoh produk atau uang yang diproduksi oleh Peruri.

Mengutip , Minggu (9/5/2021), pencetakan uang specimen ini sekaligus sebagai sarana pengembangan fitur sekuriti yang dilakukan oleh Peruri.

Melalui pengembangan keamanan tersebut, Peruri bisa menawarkan keamanan uang cetak yang lebih baik.

“Biasanya spesimen tersebut digunakan untuk kegiatan marketing tools untuk mempromosikan kemampuan perusahaan dalam mencetak fitur sekuriti,” ujar Adi.

“Tujuannya adalah untuk menunjukkan kompetensi dan biasanya kemampuan maksimal sebuah banknote printers,” imbuh dia.

Bukan sebagai alat pembayaran atau koleksi

Adi mengatakan, uang specimen tidak bisa digunakan untuk transaksi pembayaran.

“Uang specimen adalah uang contoh, yang tidak sah untuk alat pembayaran,” ujarnya sebagaimana dikutip dari pemberitaan , 9 Mei 2021.

Berdasarkan Pasal 2 UU Mata Uang, mata uang Indonesia adalah rupiah. Sementara, uang specimen ini bukanlah termasuk uang rupiah.

Kendati tidak bisa digunakan sebagai alat pembayaran, uang pecahan unik itu justru diminati masyarakat sebagai uang koleksi.

Kendati demikian, Adi menegaskan bahwa uang spesimen tidak diterbitkan sebagai barang koleksi, melainkan hanya untuk kepentingan internal Peruri saja.

“Jadi, uang spesimen ini diterbitkan bukan sebagai barang koleksi,” kata Adi.

Sejauh ini, Peruri telah mencetak 3 series uang spesimen yang dicetak di tahun yang berbeda. Peruri selama beberapa periode tertentu selalu membuat house note.

Hingga 2021, Peruri telah memiliki hingga uang specimen 3.0.

Adapun 3 series uang specimen atau house note Peruri, meliputi:

  • Specimen 1.0 pada tahun 2015 dengan tema The Beauty of Indonesia
  • Specimen 2.0 pada tahun 2017 dengan tema Indonesia & Japanese Heritage
  • Specimen 3.0 pada tahun 2020 dengan tema The Inspiring Tales

Adapun uang specimen 1.0 yang viral, merupakan uang specimen yang dicetak pada 2015.

Uang specimen tidak bisa untuk alat pembayaran karena tidak memenuhi syarat dan ciri uang rupiah.

Adapun uang rupiah diatur dalam Pasal 5 UU Nomor 7 Tahun 2011, memiliki ciri paling sedikit memuat:

  • Gambar lambang negara “Garuda Pancasila
  • Frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya
  • Tanda tangan pihak Pemerintah dan Bank Indonesia
  • Nomor seri pecahan Teks “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah Dengan Nilai …
  • Tahun emisi dan tahun cetak.

Semua ciri-ciri di atas tidak ada pada setiap uang specimen. Sehingga ciri dan bentuk uang specimen hanyalah contoh dan hanya untuk kepentingan internal.

(Sumber: Kompas.com/Nur Rohmi Aida, Jawahir Gustav Rizal | Rizal Setyo Nugroho, Rendika Ferri Kurniawan, Inggried Dwi Wedhaswary)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Mengenal #Apa #Itu #Uang #Specimen #dari #Tujuan #Pembuatan #Series #hingga #Bedanya #dengan #Uang #Rupiah #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts