Lantai Keramik Menggelembung, Ini Penyebab dan Cara Penanganannya

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Sebuah unggahan berisi informasi mengenai kondisi lantai rumah yang terangkat atau menggelembung ramai diperbincangkan di media sosial pada Minggu (14/11/2021).

Read More

Ada yang ngelamin kaya gini di rumah? Gimana cara atasinnya??” tulis akun Instagram ini.

Selain itu, ada juga warganet yang mengalami hal serupa namun tidak tahu bagaimana cara mengatasi lantai keramik yang menggelembung.

Lalu, apa penyebab lantai rumah menggelembung? Bagaimana cara mengatasinya?

Penjelasan arsitek

Sekretaris Jenderal Ikatan Arsitek Indonesia periode 2018-2021 Ariko Andikabina mengatakan, kejadian lantai keramik yang menggelembung dinamakan popping.

“Popping (itu) istilah untuk lantai gelembung,” ujar Ariko, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menjelaskan, popping adalah kondisi di mana lantai menggelembung karena ada udara yang terperangkap di bawah ubin.

Terangkatnya keramik umumnya disebabkan oleh pemuian pada keramik yang terpasang. Volume yang bertambah ini akan mendorong keramik terlepas dari adukan semennya.

Besarnya tekanan menyebabkan peristiwa terangkatnya keramik dan menimbulkan bunyi keras, seperti ledakan.

Penyebab terjadinya popping adalah karena pemasangan keramik atau lantai yang terburu-buru.

“Ketika adukan belum kering, masih dalam proses evaporasi kemudian nat (semen pengisi celah antar keramik) sudah ditutup semen,” lanjut dia.

Dengan begitu, celah antar keramik belum kering sempurna dan ada uap air yang terjebak di bawah keramik, sehingga terjadi popping atau keramik menggelembung dan bisa juga meledak secara tiba-tiba.

Bisa terjadi di lantai atas

Sementara itu, Ariko mengatakan, kejadian popping bisa terjadi di lantai-lantai atas juga.

Menurut dia, ada perbedaan penyebab popping antara lantai dasar dengan lantai atas.

Untuk lantai atas karena adanya rembesan air, di mana hal ini membuat lapisan tanah bawah keramik menjadi lembab.

Kemudian, bisa karena tidak ada lapisan lantai kerja sehingga ada rembesan air dari bawah. Prinsipnya karena adanya uap air yang terperangkap.

“Untuk lantai dasar penyebabnya tadi salah satunya terlalu tergesa menutup celah antar keramik sebelum kering sempurna,” ujar Ariko.

Tidak berpengaruh pada berat keramik

Di sisi lain, Ariko mengatakan bahwa berat keramik tidak terlalu menjadi persoalan dalam popping.

“Walau memang makin tipis/ringan keramik makin mudah terdorong sama uap air, kalau makin besar/berat tentu perlu uap air yang cukup untuk ngangkat keramik atau mencari celah berikutnya untuk melepaskan uap air,” jelas Ariko.

Ia menegaskan, yang menjadi persoalan pertama adalah uap air yang harus dikelola lebih dulu.

Jika lantai keramik di rumah Anda sudah mengalami popping, maka solusi satu-satunya memang harus dibongkar dan dipasang ulang.

“Iya, bongkar dulu, lalu pasang lagi,” lanjut Ariko.

Pencegahan agar lantai tidak popping

Dilansir dari , (10/2/2012), popping bisa dicegah dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Beri jarak

Pemasangan keramik lantai dilakukan dari bagian tengah ke bagian tepi yang berbatasan dengan dinding. Beri jarak antara lantai dan dinding sekitar 2 mm sebagai ruang bagi muai-susutnya keramik.

Ruang muai-susut tersebut berguna ketika keramik memuai, karena perbesaran volumenya masih dapat ditampung oleh jarak tersebut sehingga lantai tidak akan terangkat.

2. Pasang bantalan karet atau busa

Pada celah antara keramik dan dinding dapat juga dipasangi bantalan karet atau busa agar tampilan lantai lebih rapi.

Karena sifatnya, karet atau busa ini akan mampu menampung perbesaran volume yang dihasilkan saat keramik memuai.

3. Kualitas adukan

Gunakan adukan berkualitas bagus. Campuran semen dan pasir yang tidak rata menyebabkan daya rekat adukan terhadap keramik berkurang.

Sebaliknya, dengan kualitas adukan yang kurang baik, saat terjadi pemuaian sedikit saja, adukan tidak dapat menahan terangkatnya keramik.

Produk khusus untuk adukan keramik dapat dipilih karena campurannya lebih konsisten dan mengandung bahan aditif yang meningkatkan daya rekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


#Lantai #Keramik #Menggelembung #Ini #Penyebab #dan #Cara #Penanganannya #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts