Apresiasi Bupati Morowali Terhadap Komitmen IMIP Tingkatkan SDM Lokal

  • Whatsapp
apresiasi bupati morowali ke IMIP
Peletakkan batu pertama IMIP Training Ground oleh Menaker Ida Fauziyah. Sumber foto: Palu Poso

Sejatinya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam negeri yang mumpuni tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah namun para pelaku industri juga dapat mengambil peran di dalamnya. 

Seperti yang dilakukan oleh PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) yang disebut bisa membuat Kabupaten Morowali terbantu. 

Read More

Bupati Morowali Taslim berikan apresiasi aksi PT IMIP dalam kontribusinya meningkatkan SDM Morowali lewat pembangunan training center IMIP Training Ground. Lebih lanjut, Taslim mengatakan bahwa ini pembuktian komitmen PT IMIP dalam pembangunam ekosistem industri di Morowali.

“Tentunya, apa yang dilakukan IMIP hari ini, patut mendapat apresiasi. Kita juga sudah menyiapkan 15 ribu hektar lahan untuk dibangun BLK sesuai dengan kebutuhan industri yang ada di Morowali,” jelas Bupati Morowali, Taslim.

Taslim berharap dengan keberadaan training center yang disiapkan oleh PT IMIP ini, mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja lokal Morowali.

Apresiasi lainnya terhadap pembangunan IMIP Training Ground selain datang dari Bupati Morowali juga datang dari pemerintah pusat. Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah mengharapkan dengan adanya training center seperti ini bisa menjawab kebutuhan industri di Morowali secara umum termasuk persoalan tenaga kerja.

“Kementerian berharap, hal ini bisa menyerap tenaga kerja di sekitar Morowali, atau mungkin lebih luas, Sulawesi Tengah atau Indonesia pada umumnya. Ini melengkapi pembangunan BLK yang akan kita lakukan kerja sama dengan pemerintah Daerah Morowali dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan RI,” jelas Ida Fauziyah saat acara peletakkan batu pertama pembangunan training center IMIP Training Ground pada Kamis (25/11).

Di tempat yang sama, CEO PT IMIP Alexander Barus mengatakan sejak berdirinya IMIP, upaya berbagi pengetahuan hingga teknologi adalah program prioritas perusahaan. Langkah-langkah tersebut dilakukan demi menyediakan tenaga kerja lokal supaya dapat sepenuhnya menggantikan TKA di perusahaan yang sedang transfer knowledge, skill, dan technology.

Diketahui hingga kini di IMIP tenaga kerjanya sudah mencapai di angka 50 ribuan dan akan terus bertambah seiring perkembangan industri.

“Saat ini jumlah tenaga kerja kita sudah mencapai di angka 50 ribuan orang. Dan terus akan bertambah sejalan dengan perkembangan industri kita. Kita berharap tenaga kerja yang punya kemampuan dapat menggantikan mereka. Visi kita, memajukan industri ini di tangan generasi muda yang kompeten,” jelas Alexander Barus.

Kontribusi IMIP di Politeknik Industri Logam Morowali (PILM)

Selain itu, kontribusi nyata PT IMIP untuk pengembangan SDM lokal juga terlihat di Politeknik Industri Logam Morowali (PILM) yang juga sempat disambangi Menaker Ida dalam kunkernya ke Morowali kemarin. 

Adanya PILM ini karena diketahui laju perkembangan industri pengolahan logam yang kian pesat di Morowali memicu pembutuhan tenaga kerja berkualitas dan mampu mengoperasikan teknologi pengolahan logam.

PT IMIP dalam hal ini membantu menyediakan lahan seluas 30 ha pada tahun 2015 yang dipergunakan untuk gedung perkuliahan, laboratorium, bengkel kerja dan gedung administrasi dan manajemen. Sedangkan bangunan fisik dan peralatan disiapkan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian.

Baru pada 18 September 2019, Politeknik Industri Logam Morowali diresmikan oleh Menteri Perindustrian bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. 

Related posts