[HOAKS] Tsunami di Makassar Setinggi 20 Meter, Evakuasi 15 Menit

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Beredar unggahan di Facebook yang menyatakan bahwa ada tsunami setinggi 20 meter di Makassar.

Selain itu, BMKG disebut mengimbau untuk tidak panik karena ada waktu evakuasi 15 menit.

Sebuah link yang mengarah ke situs blogspot disertakan untuk memperkuat klaim tersebut.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut tidak benar.

Narasi yang beredar

Akun Facebook yang menyebarkan tentang klaim adanya tsunami di Makassar setinggi 20 meter adalah akun ini, ini, dan ini.

Unggahan-unggahan itu memiliki narasi serupa, yaitu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Detik-Detik Sebelum Kejadian Tsunami Dimakassar
WASPADA!! Tsunami Makassar Setinggi 20 Meter, BMKG Himbau Jangan Panik: Ada Waktu Evakuasi 15 Menit? “

“WASPADA!! Tsunami Makassar Setinggi 20 Meter, BMKG Himbau Jangan Panik: Ada Waktu Evakuasi 15 Menit?”

“Tsunami Makassar Setinggi 20 Meter, BMKG Himbau Jangan Panik: Ada Waktu Evakuasi 15 Menit?”

Sebuah link yang mengarah ke blogspot disertakan untuk menguatkan klaim tersebut.

Terdapat foto awan yang menggulung atau air laut yang hendak menerjang rumah-rumah warga.

Unggahan-unggahan itu dibuat pada 14 dan 16 Desember 2021. Banyak yang membagikan unggahan-unggahan itu.

Salah satunya bahkan dibagikan ulang sebanyak 72 kali. Lalu dikomentari sebanyak 75 kali dan disukai sebanyak 492 kali.

Klaim dari unggahan-unggahan itu yaitu:

  • adanya tsunami di Makassar dengan tinggi 20 meter.
  • BMKG mengimbau tidak panik karena ada waktu evakuasi 15 menit.

Berikut ini tangkapan layar unggahan tersebut:

Tangkapan layar unggahan hoaks tentang tsunami di Makassar setinggi 20 meterFacebook Tangkapan layar unggahan hoaks tentang tsunami di Makassar setinggi 20 meter
Tangkapan layar unggahan hoaks tentang tsunami di Makassar setinggi 20 meterFacebook Tangkapan layar unggahan hoaks tentang tsunami di Makassar setinggi 20 meter

Sementara itu arsip unggahan tersebut bisa dilihat di sini, sini, dan sini.

Penelusuran Kompas.com

Tidak ditemukan adanya pemberitaan mengenai tsunami di Makassar pada bulan ini.

Link yang disertakan itu hanya memuat dua alinea yang tidak selesai kalimatnya. Tidak dijelaskan juga kapan tsunami itu terjadi di Makassar, karena isinya hanya tentang gempa Larantuka 14 Desember 2021.

Tangkapan layar blogspot hoaks tentang tsunami di Makassar setinggi 20 meterblogspot Tangkapan layar blogspot hoaks tentang tsunami di Makassar setinggi 20 meter

Terkait gempa yang terjadi di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT) memang terasa hingga beberapa daerah, bahkan Makassar.

Akan tetapi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak melaporkan adanya tsunami setinggi 20 meter.

Diberitakan 14 Desember 2021, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa magnitudo 7,4 mengguncang NTT pukul 10.20 WIB. Akan tetapi peringatan itu dicabut pada 12.30 WIB.

Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri pemberitaan mengenai tsunami atau potensi tsunami setinggi 20 meter.

Hasilnya terdapat sebuah riset dari para peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang adanya potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa. Akan tetapi itu tidak mencakup Makassar.

Mengutip 25 September 2020, hasil riset itu diterbitkan dalam jurnal Nature Scientific Report 17 September 2020.

BMKG menanggapi hasil kajian tersebut. Pertama, Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr Daryono, mengatakan, BMKG dalam hal ini mengapresiasi hasil tersebut.

Hal itu karena kajian ilmiah yang dilakukan ini mampu menentukan potensi magnitudo maksimum gempa megathrust dan skenario terburuk.

Akan tetapi, hingga saat ini, teknologi yang ada belum mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan dan di mana gempa akan terjadi.

Oleh karena itu, menanggapi ketidakpastian ini, yang perlu dilakukan adalah upaya mitigasi dengan menyiapkan langkah-langkah konkrit untuk meminimalkan risiko kerugian sosial, ekonomi dan korban jiwa.

Terkait evakuasi 15 menit, ditemukan dalam pemberitaan CNBC, 26 September 2020 dengan judul berita “Tsunami Jawa 20 Meter, BMKG: Waktu Evakuasi Cuma 15 Menit”.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ketika membicarakan Sistem Monitoring dan Peringatan Dini Tsunami untuk mengantisipasi dampak gempa bumi Megathrust di Aceh, menyebutkan tsunami datang ke pantai terdekat kurang lebih 20 menit.

Selama 3-5 menit setelah gempa terjadi, peringatan dini tsunami bisa disebarkan melalui SMS, telepon atau fax, media sosial, atau aplikasi info BMKG.

“Artinya, masih tersisa waktu sekitar 15-17 menit sebelum perkiraan datangnya gelombang tsunami untuk evakuasi,” kata dia.

Informasi yang diambil dari potongan-potongan informasi yang beredar di media mainstream menjadikan klaim di unggahan Facebook sebagai hoaks.

Kesimpulan

Klaim tentang adanya tsunami di Makassar setinggi 20 meter dan BMKG mengimbau agar tidak panik karena ada waktu untuk evakuasi 15 menit adalah tidak benar atau hoaks.

Tidak ada tsunami setinggi 20 meter di Makassar. BMKG juga tidak mengatakan bahwa evakuasi butuh waktu 15 menit.

Informasi tsunami yang diklaim merupakan potongan informasi yang didapat dari beberapa pemberitaan yang berbeda tahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#HOAKS #Tsunami #Makassar #Setinggi #Meter #Evakuasi #Menit #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts