Apindo Klarifikasi Pernyataan Said Iqbal soal Pengusaha Jepang

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana mengklarifikasi pernyataan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, yang menyebut bahwa para pengusaha Jepang menyayangkan rencana Apindo untuk menggugat kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2022.

Read More

Melalui pesan video yang diterima Kompas.com, Selasa (21/12/2021), Danang mengatakan bahwa pihaknya menerima surat elektronik dari asosiasi para pengusaha Jepang di Indonesia, Jakarta Japan Club (JJC) sebagai respons atas permintaan klarifikasi yang dilayangkan Apindo terkait pernyataan Said Iqbal tersebut.

“Pagi ini kami mendapat e-mail dari sekretariat JJC yang menyampaikan bahwa JJC yang mewakili para pengusaha Jepang di Indonesia tidak ada kaitannya sedikit pun dengan statement saudara Said Iqbal sehingga kami meragukan statement itu diambil dari mana,” ujar Danang.

Menurut Danang, pernyataan Said Iqbal merupakan klaim sepihak.

Hal itu pula yang membuat pihaknya menyayangkan adanya pemberitaan di media atas pernyataan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, kata dia, para pengusaha Jepang di Indonesia selama ini telah berinvestasi sangat besar di negara ini.

“Dan memajukan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua KSPI Said Iqbal mengaku sempat bertemu langsung dengan para pimpinan perusahaan Jepang di Indonesia.

Kata Said Iqbal, para pengusaha Jepang menyayangkan sikap Apindo yang tidak memberikan rasa keadilan dan tidak mencermati perkembangan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah mulai membaik.

Terlebih lagi, pemerintah mengatakan bahwa ekonomi mulai membaik dan tidak lagi negatif.

Menurut Iqbal, para pengusaha Jepang juga menyayangkan sikap Apindo yang memprotes UMP DKI Jakarta tahun 2022 naik 5,1 persen.

“Proses produksi sudah mulai normal. Para pimpinan perusahaan Jepang tersebut membandingkan sederhana, tahun lalu rata-rata kenaikan UMP 3,14 persen yang ekonominya tidak lebih baik dari tahun ini,” kata Iqbal dalam konferensi pers virtual, Senin (20/12/2021).

“Kata mereka, ekonomi tahun lalu lebih buruk dari tahun ini, tapi rata-rata upah minimum naik 3,14 persen. Rata-rata nasional naik 1,9 persen, bahkan DKI naik 0,8 persen dan beberapa tempat tidak ada kenaikan. Apakah pengusaha Apindo itu tidak mengerti yang naik UMP dan Menteri Tenaga Kerja menyatakan tahun ini ekonomi upah membaik?” lanjut Iqbal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Apindo #Klarifikasi #Pernyataan #Iqbal #soal #Pengusaha #Jepang #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts