Beredar Daftar PLTU PLN yang Padam Mulai 5 Januari, gara-gara Kekurangan Batu Bara

  • Whatsapp

KOMPAS.com –  Sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dikabarkan akan dipadamkan mulai 5-10 Januari 2022. 

Read More

Dari data yang diperoleh KONTAN memperlihatkan jadwal padam beberapa pembangkit, akibat kekurangan stok batu bara. 

Berikut daftar dan jadwal pemadamannya. 

PLTU yang padam 5 Januari 2022:

  • PLTU Jawa 7 kapasitas 2×991 MW (IPP)
  • PLTU Cilacap 3 kapasitas 1×614 MW (IPP)
  • PLTU Jeneponto eksisting kapasitas 2×100
  • PLTU Punagaya kapasitas 2×100 MW 
  • PLTU Jenepoto Ekspansi kapasitas 2×125 MW
  • PLTU LED kapasitas 2×25 MW
  • PLTU Mamuju kapasitas 2×25 MW

PLTU yang padam 6 Januari 2022:

PLTU Jeranjang kapasitas 3×25 MW.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

PLTU yang padam 7 Januari 2022:

  • PLTU Labuan kapasitas 2×300 MW
  • PLTU Suralaya 8 kapasitas 1×625 MW
  • PLTU Sabalang kapasitas 2×100 MW
  • PLTU Teluk Sirih kapasitas 2×100 MW.

PLTU yang padam pada 8 Januari 2022: 

  • PLTU Suralaya 1-7 kapasitas 4×400 MW dan 3×600 MW
  • PLTU Pangkalan Susu 3-4 kapasitas 2×200 MW

PLTU yang padam pada 9 Januari 2022: 

PLTU Cilacap 4 kapasitas 1×945 MW

PLTU yang padam pada 10 Januari 2022: 

  • PLTU Paiton 9 kapasitas 1×660 MW
  • PLTU Pangkalan Susu 1-2 kapasitas 2×200 MW

KONTAN sudah berusaha mengkonfirmasi soal data dari PLN ini kepada Executive Vice President Corporate Communication and TJLS PT PLN (Persero), Agung Murdifi. Tetapi sayang belum ada tanggapan.

Sebelumnya, PLN terus berupaya memastikan terpenuhinya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik demi menjaga keandalan listrik dan melindungi kepentingan nasional.

 

PLN dapat tambahan pasokan batu bara 3,2 juta ton

 

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah, hingga Senin (3/1/2021), PLN telah mendapatkan tambahan komitmen pasokan batu bara untuk bulan Januari 2022 sebesar 3,2 juta ton dari total rencana 5,1 juta ton.

Agung Murdifi Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN menagatakan, tambahan komitmen pasokan batu bara ini didapat dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Dengan kondisi pasokan yang belum sepenuhnya aman, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi pembangkit-pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP) rendah.

Pengiriman dan pembongkaran batu bara yang dilakukan PLN telah dilakukan dengan cepat, efisien dan efektif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Namun PLN menegaskan bahwa masa kritis ini belum terlewati. PLN mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki dan menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait rantai pasok batu bara. Hal ini dilakukan demi mengamankan pasokan batu bara hingga mencapai minimal 20 HOP.

Pemerintah telah menegaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk seluruh pembangkit listrik PLN merupakan kepentingan nasional yang harus didahulukan oleh setiap pemegang IUP dan IUPK.

Hal ini sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait dalam rangka digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, termasuk dalam hal ini pemenuhan energi primer untuk keandalan operasi PLN.

PLN juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, pemilik IUP dan IUPK, serta semua pihak terkait atas dukungannya dalam mengamankan ketahanan energi nasional.

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Gawat! Ini Pembangkit PLN yang Bakal Padam, Ada PLTU Suralaya 1-7 dan PLTU Paiton

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Beredar #Daftar #PLTU #PLN #yang #Padam #Mulai #Januari #garagara #Kekurangan #Batu #Bara #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts