Penyakit Miokarditis – Gejala, Penyebab, Pengobatan

  • Whatsapp

KOMPAS.com –┬áMiokarditis adalah peradangan pada otot jantung (miokardium).

Peradangan dapat mengurangi kemampuan jantung untuk memompa dan menyebabkan irama jantung yang cepat atau tidak teratur (aritmia).

Infeksi virus biasanya menyebabkan miokarditis.

Terkadang miokarditis dapat terjadi akibat reaksi terhadap obat atau menjadi bagian dari kondisi peradangan yang lebih umum.

Tanda dan gejala miokarditis termasuk nyeri dada, kelelahan, sesak napas, dan detak jantung yang cepat atau tidak teratur.

Penyebab

Miokarditis jarang terjadi, tetapi bila terjadi, paling sering disebabkan oleh infeksi di dalam tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyebabnya meliputi:

  • Infeksi dari virus, seperti yang menyebabkan flu biasa, influenza, atau COVID-19
  • Infeksi bakteri serta jamur atau parasit
  • Penyakit autoimun seperti lupus, sarkoidosis, dan lainnya
  • Obat-obatan, paparan lingkungan, atau racun lainnya.

Gejala

Tanda dan gejala miokarditis bervariasi, tergantung pada penyebab penyakitnya.

Gejala umumnya meliputi:

  • Sakit dada
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur (aritmia)
  • Sesak napas, saat istirahat atau saat beraktivitas
  • Penumpukan cairan dengan pembengkakan kaki, pergelangan kaki dan kaki
  • Kelelahan.

Tanda dan gejala lain dari infeksi virus seperti sakit kepala, nyeri tubuh, nyeri sendi, demam, sakit tenggorokan, atau diare.

Terkadang, gejala miokarditis mungkin mirip dengan serangan jantung.

Diagnosis

Miokarditis bisa sulit didiagnosis karena gejala dan tanda yang tidak spesifik.

Dokter akan melakukan tinjauan menyeluruh tentang riwayat dan gejala medis serta dapat melakukan tes berikut:

  • Tes darah
  • Rontgen dada
  • Elektrokardiogram (EKG)
  • Ekokardiogram (USG jantung)
  • MRI jantung atau biopsi dalam beberapa kasus.

Perawatan

Tidak ada pengobatan kuratif untuk miokarditis.

Namun, dokter dapat mengobati penyebab yang mendasari miokarditis jika telah diidentifikasi.

Dokter dapat meresepkan obat-obatan berikut berdasarkan gejala jantung (gagal jantung, aritmia), jenis miokarditis dan seberapa parahnya:

  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor / angiotensin receptor blocker (ARB)
  • Beta blocker
  • Diuretik
  • Kortikosteroid.

Dalam kasus yang parah, ketika gangguan irama jantung terjadi, dokter dapat menanamkan alat pacu jantung atau defibrilator cardioverter implan (ICD).

Tanda dan Penyebab Otot Jantung Lemah

Hubungi dokter jika memiliki gejala miokarditis, terutama nyeri dada dan sesak napas.

Gejala miokarditis bisa menyerupai serangan jantung.

Dapatkan bantuan medis darurat jika mengalami nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan dan sesak napas.

Jika pernah mengalami infeksi, perhatikan gejala miokarditis dan beri tahu dokter jika itu terjadi.

Apabila gejala parah, rujuk ke ruang darurat darurat atau hubungi bantuan medis darurat.

Komplikasi

Biasanya, miokarditis hilang tanpa komplikasi permanen.

Namun, miokarditis yang parah dapat merusak otot jantung secara permanen, yang mungkin menyebabkan:

  • Gagal jantung
  • Serangan jantung atau stroke
  • Irama jantung yang cepat atau tidak teratur (aritmia)
  • Kematian jantung mendadak.

Pencegahan

Tidak ada pencegahan khusus untuk miokarditis.

Namun, langkah-langkah berikut dapat membantu mencegah infeksi:

  • Hindari orang yang memiliki penyakit virus atau seperti flu sampai mereka sembuh
  • Ikuti protokol kebersihan yang baik
  • Hindari perilaku berisiko dengan seks yang aman dan jangan menggunakan obat-obatan terlarang
  • Minimalkan paparan kutu
  • Dapatkan vaksin, seperti vaksin COVID-19, rubella dan influenza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

#Penyakit #Miokarditis #Gejala #Penyebab #Pengobatan

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts