Temuan Ombudsman soal Minyak Goreng: Ada yang Syaratkan Beli Barang Lain, hingga Wajib Member

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Lembaga pengawas pelayanan publik Ombudsman dalam penyelidikannya menemukan ketersediaan minyak goreng masih langka di sejumlah daerah.

Read More

Berdasarkan temuan Ombudsman, di banyak daerah minyak goreng masih langka.

Selain itu, ada yang mematok harga sangat tinggi, mensyaratkan pembelian barang lain selain minyak goreng, mensyaratkan membership, dan sebagainya.

Berikut temuan Ombudsman di berbagai daerah di Indonesia:

1. Jawa Timur

Dilansir Kompas.tv, Selasa (22/2/2022), Ombudsman Jawa Timur menemukan adanya praktik yang dilakukan salah satu supermarket di Jatim, yang menerapkan pembatasan pembelian menggunakan sistem member.

“Jadi ada member biru, merah, dan platinum. Kalau konsumen jadi member biru, hanya boleh beli 1 liter, merah boleh beli 4, dan seterusnya,” kata Ahmad Azmi dari perwakilan Ombudsman Jatim.

2. Banten dan Yogyakarta

Kemudian, di Banten dan Yogyakarta, ada ritel modern yang mensyaratkan konsumen harus membeli barang lainnya, jika ingin membeli minyak goreng.

3. Jawa Barat dan Jakarta

Di Jawa Barat dan Jakarta pedagang di pasar tradisional justru membeli stok minyak goreng dari ritel modern.

Lalu, mereka menjualnya ke konsumen dengan harga yang lebih tinggi dari HET.

4. Maluku

Perwakilan Ombudsman Maluku Semy menyampaikan, minyak goreng kemasan 5 liter sama sekali tidak ada di ritel modern.

“Ini harus jadi perhatian jelang puasa. Di ritel modern adanya kemasan 1 liter dan 2 liter,” kata Semy.

5. Sulawesi Selatan

Ombudsman Sulawesi Selatan menemukan adanya minyak goreng yang ditimbun di salah satu supermarket besar.

Saat dikonfirmasi ke pihak pengelola, ternyata minyak goreng itu sudah dipesan pihak perhotelan di Kota Makassar.

“Di Lotte Mart itu ada nyetok minyak buat hotel. Itu kita temukan setelah kita masuk. Hotel di Makassar kan sekarang mulai hidup. Itu kita indikasikan hotel-hotel ini bayar lebih,” ujar Subhan, perwakilan Ombudsman Sulsel.

6. NTB

Dikutip dari Selasa (22/2/2022), menurut temuan Ombudsman wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), minyak goreng di sana langka.

Perwakilan wilayah NTB, Arya, membeberkan berdasarkan hasil pemantauannya selama satu minggu di pasar modern dan toko modern, terjadi kekosongan persediaan pada minyak goreng kemasan sederhana maupun premium.

“Itu sama sekali tidak ada,” kata Arya.

Sementara di pasar tradisional, untuk minyak goreng kemasan sederhana dibanderol di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kisaran Rp 15.000 sampai dengan Rp 17.000.

Bahkan ada kios yang menyamakan harga kemasan sederhana dengan kemasan premium seharga Rp 15.000.

7. Papua Barat

Dilansir Selasa (22/2/2022), salah satu anggota Ombudsman perwakilan Papua Barat, Eki Rahmadhaningtyas membeberkan soal temuan minyak goreng.

Berdasarkan pemantauan harga dan ketersediaan minyak goreng selama dua hari, minyak goreng curah atau minyak goreng sederhana sama sekali sudah tidak dijual.

Kemudian untuk ketersediaannya, minyak goreng kemasan sederhana, baik di ritel modern dan di pasar tradisional stoknya sangat terbatas.

“Di pasar modern itu untuk kisaran harga minyak subsidi 1 liter itu masih dikenakan harga Rp 14.000, kemudian untuk yang sekitar 2 liter Rp 24.000 sampai dengan Rp 28.000. Tapi kalau untuk yang mereknya Bimoli itu pernah dihargai Rp 16.000-Rp 22.000, yah kalau stoknya yah terbatas,” ujar Eki.

8. Sulawesi Tengah

Salah satu anggota Ombudsman perwakilan Sulawesi Tengah, Sofyan Farid, mengungkapkan panic buying masih terjadi seminggu lalu di wilayah Sulawesi Tengah.

Saat ini pun untuk pasokan minyak goreng baik sederhana ataupun premium kosong di seluruh swalayan.

“Tapi di pasar tradisional pasokan aman dan harga bisa dikendalikan dengan harga Rp 17.500 per liter untuk minyak goreng sederhana, ada juga yang Rp 16.500. Ini dibutuhkan operasi pasar,” ujar Sofyan.

9. Yogyakarta

Dilansir Rabu (23/2/2022), Perwakilan Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkapkan, ada praktik pedagang tradisional kulakan minyak goreng di pasar modern.

“Hasil pemantauan pada 19 Februari 2022 di pasar modern seperti Hypermart Hartono Mall, Lotte Mart, dan Indo Grosir ketersediaan minyak goreng kemasan premium di rak penjualan masih lebih dari 100 liter,” ujar Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masturi melalui keterangan tertulis, Selasa (22/2/2022).

Budhi mengungkapkan, harga jual minyak goreng di toko modern tersebut sudah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 14.000. Tetapi pembelian dibatasi maksimal konsumen membeli sebanyak 2 liter.

“Menurut petugas Hypermart Hartono Mall, saat ini mulai terjadi ketidakpastian pasokan minyak goreng dari distributor. Sebelumnya pada kondisi normal distributor dapat memasok seminggu sekali namun saat ini hanya sekitar dua minggu sekali,” kata dia.

Keadaan berbanding terbalik di pasar tradisional, menurut Budhi di pasar tradisional seperti di Pasar Kranggan, Pasar Bantul dan Pasar Demangan minyak goreng masih langka.

Sehingga, mendorong para pedagang di pasar tradisional membeli minyak goreng kemasan premium di pasar modern dan menjual kembali dalam kemasan yang sama dengan harga yang lebih tinggi.

Budhi mengungkapkan salah satu toko kelontong di Piyungan menjual minyak goreng dengan harga Rp 21.000 per liter baik untuk minyak goreng curah ataupun minyak goreng kemasan sederhana. Harga yang sama juga ditemukan untuk minyak goreng curah yang dijual di daerah Galur.

Sementara untuk minyak goreng curah di Pasar Tradisional Giwangan dijual dengan harga Rp 18.000,00 per liter.

“Rentang harga yang tinggi tersebut juga ditemukan untuk minyak goreng curah di beberapa toko kelontong daerah Wedomartani dan Ngaglik serta Pasar Kranggan dan Pasar Demangan dengan kisaran harga jual di antara Rp 16.000-Rp 18.000 per liter,” ujar dia.

(Sumber: Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo, Elsa Catriana, Elsa Catriana | Editor: Ardi Priyatno Utomo, Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Temuan #Ombudsman #soal #Minyak #Goreng #Ada #yang #Syaratkan #Beli #Barang #Lain #hingga #Wajib #Member #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts