Depresi Bisa Mempercepat Penuaan Otak

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Otak orang yang mengalami depresi atau kecemasan bisa menua lebih cepat dari pada orang lain.

Mengutip Healthline, para peneliti di University of Sussex dalam sebuah studi menemukan bahwa orang yang dilanda depresi meningkatkan kemungkinan terkena demensia.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Medicine tersebut melibatkan 71.000 orang.

Beberapa peserta memiliki gejala depresi, sementara yang lain memiliki diagnosis depresi klinis.

Para peneliti melihat perubahan dalam pemrosesan informasi, pengambilan keputusan, serta kehilangan ingatan.

Para peneliti menyimpulkan bahwa peserta yang depresi akan mengalami penuaan otak lebih cepat dibandingkan dengan orang-orang yang sehat mental.

Meskipun gejala khas depresi, seperti kesedihan atau keputusasaan, mudah dikenali, ada gejala yang mungkin kurang terlihat.

Mnegutip CDC, penuaan otak adalah hal yang normal terjadi seiring bertambahnya usia.

Penuaan otak dapat diartikan kecepatan pemrosesan kognitif yang lebih lambat dan lebih banyak masalah multitasking.

Selain itu, penuaan otak juga berhubungan dengan munculnya gangguan memori.

Mengutip Medical News Today, perubahan memori umum yang terkait dengan penuaan otak normal, meliputi:

  • Kesulitan mempelajari sesuatu yang baru: memasukkan informasi baru ke dalam memori bisa memakan waktu lebih lama.
  • Kesulitan multitasking: pemrosesan yang lambat dapat membuat perencanaan tugas paralel menjadi lebih sulit.
  • Kesulitan mengingat nama dan angka: memori strategis, yang membantu mengingat nama dan angka, mulai menurun pada usia 20 tahun.
  • Mudah lupa janji: otak mungkin memasukkan janji ke dalam “penyimpanan” otak, tetapi tidak mudah mengingatnya, kecuali ada sesuatu yang menarik ingatan orang tersebut.

#Depresi #Bisa #Mempercepat #Penuaan #Otak

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts